Pasar Ikan Murah di Kabupaten Berau Tekan Inflasi dan Perkuat Gizi Keluarga
- 13 Agt 2026 10:16 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Berau – Pemerintah Kabupaten Berau memperkuat pemenuhan pangan bergizi dan menjaga daya beli masyarakat melalui Pasar Ikan Murah dalam rangka menekan stunting, mengendalikan inflasi, dan mendorong konsumsi ikan.
Kegiatan tersebut dibuka Bupati Berau Sri Juniarsih Mas di RT 01, Kelurahan Gunung Tabur, Kamis, 13 Agustus 2026. Ia menegaskan, pangan bergizi dengan harga terjangkau harus dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.
“Pemenuhan gizi tidak boleh menjadi sesuatu yang hanya dapat dilakukan oleh keluarga yang memiliki kemampuan ekonomi tinggi, tetapi oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Sri Juniarsih.
Menurutnya, Berau memiliki potensi kelautan dan perikanan yang besar, mulai dari perikanan tangkap, budidaya air tawar dan laut, hingga industri pengolahan hasil perikanan.
| Baca juga: Pemkab Mahulu Salurkan Sembako ke Long Apari |
Potensi tersebut dinilai tidak hanya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja, tetapi juga menjadi sumber pangan penting untuk meningkatkan gizi masyarakat.
Sri Juniarsih juga mendorong penguatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan atau Gemarikan. Konsumsi ikan dinilai penting karena menjadi sumber protein hewani untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
“Mari kita jadikan Gemarikan sebagai gerakan bersama untuk membangun kebiasaan makan sehat di dalam keluarga,” katanya.
Ia meminta orang tua membiasakan anak mengonsumsi ikan melalui beragam olahan yang menarik, seperti sup, pepes, bakso, nugget, dan abon. Kebiasaan tersebut, menurutnya, dapat dimulai dari lingkungan keluarga dan meja makan.
| Baca juga: Bunda PAUD Berau Tinjau TK NEGERI PEMBINA |
“Olahan ikan di meja makan tidak harus mahal, yang penting bergizi, beragam, aman, dan dikonsumsi secara rutin. Manfaatkan potensi pangan lokal yang ada di sekitar kita,” ujarnya.
Selain pemenuhan gizi, Sri Juniarsih mengingatkan masyarakat agar rutin membawa anak ke Posyandu untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam pencegahan dan penanganan stunting.
Pasar Ikan Murah juga menjadi salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Berau dalam mengendalikan inflasi. Harga pangan yang meningkat dinilai dapat menekan daya beli masyarakat, terutama keluarga berpenghasilan terbatas.
Pemerintah daerah berupaya menjaga ketersediaan pasokan, memperlancar distribusi, menjaga keterjangkauan harga, serta memperkuat koordinasi dengan pelaku usaha dan produsen pangan.
“Kita ingin harga pangan tetap terjangkau, pasokan tetap tersedia, daya beli masyarakat terjaga, dan perekonomian daerah tetap bergerak,” tegasnya.
Di sisi lain, pemerintah daerah memastikan kebijakan pangan murah tetap memperhatikan keberlanjutan usaha nelayan dan pelaku perikanan. Harga terjangkau bagi konsumen, menurut Sri Juniarsih, harus berjalan beriringan dengan pendapatan yang layak bagi produsen.
“Jangan sampai konsumen mendapatkan harga murah tetapi produsen justru dirugikan. Yang kita dorong adalah keseimbangan antara keterjangkauan harga bagi masyarakat dan keberlanjutan usaha bagi nelayan serta pelaku usaha perikanan,” tuturnya.
Ia berharap Pasar Ikan Murah dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat kebiasaan mengonsumsi ikan sebagai bagian dari pola hidup sehat keluarga.
“Semoga kegiatan ini mendatangkan kebahagiaan dan keberkahan untuk kita semua, potensi ikan kita kembangkan secara optimal, anak-anak sehat dan cerdas, nelayan kita sejahtera,” pungkasnya.
(Diskominfo Berau-IKP/Er/Syp/Hd/Oz)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....