Pembagian Bendera Jadi Simbol Mengisi Kemerdekaan Bersama di Kaltim

  • 10 Agt 2026 16:36 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Pembagian Bendera Merah Putih menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Di balik setiap bendera yang diberikan kepada masyarakat, tersimpan pesan tentang cinta tanah air, persatuan, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga serta mengisi kemerdekaan.

Makna tersebut menjadi bagian penting dalam Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah, termasuk Kalimantan Timur. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur, Ririn Sari Dewi, turut membagikan bendera kepada masyarakat di GOR Kadrie Oening, Samarinda, Minggu 9 Agustus 2026.

Dikutip dari laman resmi Diskominfo Kaltim, Ririn menilai gerakan tersebut menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan bukan hanya milik pemerintah, melainkan milik seluruh masyarakat.

“Gerakan pembagian Bendera Merah Putih ini adalah program nasional dari Kemendagri yang kami sangat dukung. Semangat kemerdekaan bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik seluruh masyarakat,” ujar Ririn.

Menurutnya, Bendera Merah Putih memiliki makna lebih dari sekadar atribut untuk menyemarakkan peringatan kemerdekaan. Bendera menjadi simbol kebanggaan sebagai bangsa Indonesia sekaligus pengingat atas perjuangan para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan dengan pengorbanan.

Ririn mengatakan, bentuk perjuangan generasi saat ini tidak lagi dilakukan dengan mengangkat senjata, tetapi melalui kontribusi nyata sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing. Mengisi kemerdekaan dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti bekerja dengan baik, belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga persatuan, memberikan pelayanan terbaik, dan bergotong royong.

“Kita bisa mulai dari hal sederhana, seperti bekerja dengan baik, belajar sungguh-sungguh, menjaga persatuan, memberikan pelayanan terbaik, serta bergotong royong,” katanya.

Karena itu, bendera yang dibagikan diharapkan tidak berhenti sebagai simbol yang dikibarkan selama bulan kemerdekaan. Lebih jauh, keberadaannya menjadi pengingat agar masyarakat terus menjaga nilai persatuan dan meneruskan cita-cita perjuangan para pendahulu bangsa.

“Semoga bendera yang kita bagikan hari ini tak hanya dikibarkan di depan rumah atau tempat kerja, tapi juga menjadi simbol komitmen kita bersama,” ucap Ririn.

Gerakan pembagian Bendera Merah Putih pada akhirnya menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat kebangsaan di tengah masyarakat. Setiap bendera yang berpindah tangan membawa pesan bahwa kemerdekaan bukan sekadar warisan sejarah, tetapi amanah yang harus dijaga dan diisi melalui aksi nyata oleh setiap generasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....