SDK Santa Miriam Jadi Harapan Baru Pendidikan Mahulu
- 26 Jul 2026 13:41 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Mahakam Ulu – Peresmian dan pemberkatan Sekolah Dasar Katolik Santa Miriam Ujoh Bilang menjadi tonggak baru penguatan pendidikan di Kabupaten Mahakam Ulu. Sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Budi Bakti Karya MASF ini diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda yang berbudaya, bersaudara, berkarakter, dan berprestasi, di Ujoh Bilang, Kamis 23 Juli 2026.
Ketua Yayasan Budi Bakti Karya MASF Pusat, Suster Alberta MASF, mengatakan kehadiran SDK Santa Miriam merupakan wujud komitmen yayasan dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan iman, karakter, moral, dan kasih kepada sesama.
"Sekolah ini didirikan untuk menjadi rahim yang melahirkan generasi-generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan beriman teguh. Pendidikan ini tidak hanya berfokus pada keunggulan akademik, tetapi harus berjalan beriringan dengan pembentukan iman, karakter, moral, dan terutama yang pertama dan utama adalah kasih kepada sesama sebagai landasan dari semuanya," ujarnya
Ia menjelaskan bahwa pendirian SDK Santa Miriam merupakan hasil perjalanan panjang sejak tahun 2019 sebagai tindak lanjut atas harapan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu agar Kongregasi MASF dapat menjadi mitra dalam mencerdaskan generasi muda. Yayasan juga berkomitmen mengutamakan putra-putri Mahakam Ulu untuk berkontribusi sebagai tenaga pendidik dan kependidikan seiring perkembangan sekolah pada masa mendatang.
Lebih lanjut, Suster Alberta menegaskan bahwa nilai persaudaraan menjadi fondasi utama pendidikan di SDK Santa Miriam.
"Zaman sekarang orang lebih mudah menyebarkan permusuhan daripada persaudaraan. Maka kita membiasakan, mengajarkan, menanamkan anak-anak kita untuk menjadi saudara bagi yang lain," katanya
Sementara itu, Ketua Pembina sekaligus Pimpinan Umum Kongregasi MASF Indonesia dan Pendiri Yayasan Budi Bakti Karya MASF, Suster Marta MASF, menyebut lahirnya SDK Santa Miriam sebagai semangat small but great atau kecil tetapi besar. Meski masih memiliki berbagai keterbatasan sarana dan prasarana, menurutnya hal tersebut tidak menjadi penghalang untuk terus belajar, bertumbuh, dan berkembang bersama seluruh pihak.
Ia mengungkapkan bahwa karya Kongregasi MASF di Ujoh Bilang telah dirintis sejak tahun 2014 atas undangan Pastor Paroki Santo Petrus Ujoh Bilang. Pendidikan menjadi harapan utama yang disampaikan umat kepada Kongregasi MASF hingga akhirnya berkembang dari pengelolaan asrama putri, Kelompok Bermain Santa Miriam, dan kini melahirkan SDK Santa Miriam.
"Walaupun masih bayi baru lahir, masih kecil dan serba terbatas dalam segala hal, tetapi kita harus memiliki semangat yang besar untuk meneruskan perjuangan, belajar, bertumbuh, berkembang, dan bekerja sama dengan semua pihak yang terkait," ungkapnya
Suster Marta juga berharap SDK Santa Miriam dapat terus berkembang hingga jenjang pendidikan berikutnya serta mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu dalam penyediaan sarana pendidikan yang memadai.
"Tanah sudah tersedia, tapi bangunan belum ada. Moga-moga Tuhan memberkati usaha kita semua untuk bisa mewujudkan cita-cita ini," ujarnya
Kehadiran SDK Santa Miriam diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun masa depan pendidikan Mahakam Ulu yang lebih baik melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, yayasan, gereja, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat.(AD/Jo/AI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....