PLTA Batoq Kelo 300 MW Siap Dibangun, Mahulu Bidik Lompatan Ekonomi

  • 08 Jul 2026 07:09 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Mahakam Ulu – Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, resmi membuka sosialisasi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batoq Kelo berkapasitas 300 megawatt di Ballroom Lantai 3 Kantor Bupati Mahakam Ulu, Senin, 6 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi tahap awal penyampaian informasi kepada masyarakat mengenai rencana pembangunan PLTA sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, investor, dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan Mahakam Ulu memiliki potensi sumber daya alam yang besar, termasuk energi air yang dinilai mampu menjadi penggerak pembangunan daerah. Menurutnya, rencana pembangunan PLTA Batoq Kelo merupakan langkah nyata dalam mengoptimalkan potensi tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menjelaskan, kawasan Batoq Kelo Atas masih menghadapi berbagai keterbatasan infrastruktur. Akses menuju lokasi masih sulit karena kondisi medan darat yang ekstrem dan jalur sungai yang bergantung pada kondisi alam. Selain itu, layanan telekomunikasi di sejumlah wilayah juga masih terbatas, bahkan terdapat kawasan yang belum terjangkau sinyal.

Bupati menambahkan, masyarakat Batoq Kelo saat ini masih mengandalkan pasokan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal yang dibangun Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Meski membantu memenuhi kebutuhan dasar, kapasitas listrik yang tersedia belum mampu melayani masyarakat selama 24 jam.

Menurut Angela, investasi pembangunan PLTA tidak hanya menyediakan pasokan listrik yang lebih andal, tetapi juga diharapkan mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan konektivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung proyek tersebut dengan sikap terbuka dan bertanggung jawab. Melalui sosialisasi ini, pemerintah daerah berharap masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai manfaat, tahapan pembangunan, serta potensi dampak yang mungkin timbul sehingga seluruh aspirasi dapat disampaikan secara terbuka.

Bupati juga meminta PT Tujuan Mulia Makmur sebagai pengembang proyek untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, mengutamakan tenaga kerja lokal sesuai kompetensi, menghormati adat dan budaya setempat, serta melaksanakan pembangunan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.

Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu berharap pembangunan PLTA Batoq Kelo 300 megawatt dapat menjadi salah satu proyek strategis yang mendukung ketahanan energi sekaligus menjadi tonggak percepatan pembangunan berkelanjutan di wilayah Mahakam Ulu. (JJ/Jo/AI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....