IPA Waru Naik Kapasitas, PPU Target Tambah 1.000 Pelanggan Air Bersih

  • 16 Jun 2026 07:05 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Penajam Paser Utara- Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus memperkuat layanan dasar masyarakat melalui peningkatan akses air bersih. Salah satu upaya yang dilakukan adalah meningkatkan kapasitas Instalasi Pengolahan Air (IPA) Waru menjadi 10 liter per detik yang diresmikan langsung oleh Bupati PPU Mudyat Noor di Kecamatan Waru, Senin, 15 Juni 2026.

Peresmian tersebut dirangkai dengan revitalisasi bangunan dan penataan kawasan Unit Waru serta penyerahan Sertifikat Halal LPPOM MUI Kalimantan Timur kepada Unit Produksi Perumda Air Minum Danum Taka.

Bupati PPU Mudyat Noor mengatakan peningkatan kapasitas IPA Waru merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan air bersih masyarakat yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan kawasan permukiman.

Menurutnya, penyediaan air bersih tidak hanya berkaitan dengan pelayanan dasar, tetapi juga menjadi faktor penting dalam mendukung kesehatan masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan wilayah.

“Seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan wilayah, kebutuhan air bersih terus meningkat. Karena itu kapasitas pelayanan harus terus ditingkatkan agar masyarakat mendapatkan akses air minum yang layak dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan peningkatan kapasitas produksi tersebut, Pemerintah Kabupaten PPU menargetkan layanan air bersih dapat menjangkau sekitar 1.000 sambungan rumah (SR) baru. Langkah ini diharapkan mampu memperluas cakupan pelayanan sekaligus mengurangi kesenjangan akses air bersih yang masih dialami sebagian masyarakat.

Mudyat mengakui hingga saat ini masih terdapat sejumlah wilayah yang belum terlayani secara optimal. Salah satunya kawasan Api-Api yang membutuhkan sistem pelayanan tersendiri karena kondisi geografis dan kebutuhan infrastrukturnya berbeda dengan wilayah lainnya.

“Masih ada wilayah yang membutuhkan perhatian lebih lanjut. Pemerintah daerah bersama Perumda Danum Taka akan terus mengupayakan pengembangan pelayanan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih merata,” katanya.

Selain memperkuat layanan bagi masyarakat yang sudah ada, peningkatan kapasitas IPA Waru juga diproyeksikan mendukung pengembangan kawasan pesisir seperti Saloloang, Corong, dan Tanjung Tengah yang memiliki potensi pertumbuhan ekonomi dan permukiman cukup pesat.

Namun demikian, Mudyat menegaskan peningkatan produksi air harus diimbangi dengan pembangunan jaringan distribusi yang memadai. Tanpa jaringan yang baik, kapasitas produksi yang bertambah tidak akan optimal menjangkau masyarakat.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten PPU melalui perangkat daerah terkait saat ini juga tengah membangun Jaringan Distribusi Utama (JDU) untuk memperkuat sistem penyaluran air bersih dari instalasi pengolahan menuju kawasan permukiman warga.

Pada kesempatan yang sama, Perumda Air Minum Danum Taka menerima Sertifikat Halal dari LPPOM MUI Kalimantan Timur. Sertifikasi tersebut menjadi pengakuan atas komitmen perusahaan dalam menerapkan standar pengelolaan dan pelayanan yang memenuhi ketentuan yang berlaku.

Mudyat berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Perumda Danum Taka untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, baik dari aspek kualitas air, kontinuitas distribusi, maupun perluasan cakupan layanan.

“Peningkatan pelayanan harus terus dilakukan. Tidak hanya kualitas air yang baik, tetapi juga bagaimana masyarakat dapat menikmati layanan air bersih secara berkelanjutan dan merata,” ucapnya.

Peresmian peningkatan kapasitas IPA Waru turut dihadiri Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin, Sekretaris Daerah PPU Tohar, Wakil Ketua I DPRD PPU Syahruddin M Noor, Direktur LPPOM MUI Kalimantan Timur Sumarsongko, Direktur Utama Perumda Air Minum Danum Taka Abdul Rasyid, anggota DPRD, serta unsur Forkopimda.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....