Disdikbud Mahulu Dorong Implementasi G7 KAIH

  • 07 Jun 2026 17:39 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Mahakam Ulu - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) melalui Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), menggelar kegiatan Penguatan Sekolah Aman dan Nyaman serta Implementasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7 KAIH) Jenjang Sekolah Dasar, bertempat di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kampung Ujoh Bilang, Jumat 05 Juni 2026.

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh Kepala Sekolah Dasar Negeri maupun Swasta se-Kabupaten Mahakam Ulu ini berlangsung selama tiga hari, sejak 4 hingga 6 Juni 2026. Ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat komitmen kepala sekolah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak, sekaligus mendorong implementasi G7 KAIH di seluruh satuan pendidikan dasar.

Dalam sambutan pembukaan yang dibacakan oleh Sekretaris Disdikbud Mahulu, Bungai, disampaikan sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar mengajar, tetapi juga harus menjadi ekosistem yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.

"Tahun 2026 ini merupakan momentum bagi kita untuk semakin memperkuat pondasi pendidikan. Sekolah bukan sekadar gedung tempat belajar-mengajar, melainkan ekosistem yang harus menjamin rasa aman dan nyaman bagi setiap peserta didik. Sekolah yang nyaman akan melahirkan kreativitas, dan sekolah yang aman akan menumbuhkan karakter yang kuat," ujarnya

Ia juga menegaskan pentingnya peran kepala sekolah sebagai pemimpin dan teladan dalam mengimplementasikan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat agar menjadi budaya yang hidup di lingkungan sekolah.

"Saya berharap G7 KAIH tidak berhenti sebagai program atau slogan semata, tetapi benar-benar terinternalisasi dalam budaya sekolah sehari-hari. Kepala sekolah harus menjadi teladan utama agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang berkarakter kuat, cerdas, dan berakhlak mulia," katanya

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mahakam Ulu, Cecilia Erika Marthina, menjelaskan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan komitmen kepala sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, menyusun strategi implementasi G7 KAIH, serta menjadi ruang diskusi dan pemecahan masalah terhadap berbagai tantangan yang dihadapi sekolah-sekolah di wilayah Mahakam Ulu.

Menurutnya, melalui forum K3S ini para kepala sekolah dapat berbagi pengalaman dan solusi dalam menghadapi berbagai kendala geografis maupun administratif yang masih menjadi tantangan di daerah pedalaman.

Dari hasil pelaksanaan kegiatan, seluruh peserta berhasil menyepakati komitmen bersama untuk mewujudkan sekolah aman dan nyaman melalui penyusunan standar operasional prosedur (SOP) pencegahan perundungan serta penanganan kekerasan di lingkungan sekolah.

Selain itu, masing-masing sekolah juga merumuskan rencana aksi implementasi G7 KAIH yang akan diterapkan melalui berbagai program pembiasaan karakter, dengan tetap mengintegrasikan nilai-nilai dan kearifan lokal Mahakam Ulu.

Kegiatan ini juga memperkuat jejaring dan solidaritas antar kepala sekolah dalam menghadapi tantangan pendidikan dasar, mulai dari keterbatasan akses, logistik, pemanfaatan teknologi digital, hingga peningkatan mutu pendidikan di wilayah hulu Mahakam.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu berharap tercipta sinergi yang semakin kuat antar satuan pendidikan dalam mewujudkan generasi penerus yang cerdas, berkarakter, berbudaya, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (JJ/Jo/AI)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....