Resmikan Jembatan Sei Kasungai, Bupati Paser Janjikan Pembangunan Dua Jembatan
- 02 Jun 2026 08:41 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Paser - Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser untuk membantu masyarakat dalam mengatasi masalah akses penghubung jalan, Bupati Paser Fahmi Fadli turun secara langsung dalam peresmian Jembatan Sei Kasungai, Desa Rantau Buta, Kecamatan Batu, Senin 1 Mei 2026 kemarin. Selain itu, Fahmi menerima permohonan pembangunan dua jembatan atau jalan poros ekstrem yang menghubungkan Desa Rantau Buta dengan Desa Rantau Layung.
Bupati Paser Fahmi Fadli, menyampaikan penanganan jalan tersebut akan dikerjakan secara bertahap, mengingat saat ini jalan poros utama menuju Desa Rantau Buta masih menyisakan 3,7 kilometer yang belum dilakukan pengerasan. "Pada tahun 2026 ini, kita akan kerjakan sepanjang 700 meter terlebih dahulu. Sisa targetnya akan diselesaikan sepenuhnya pada tahun 2027 mendatang melalui proyek tahun jamak (multi-years)," ucap Fahmi Fadli
Menanggapi aspirasi warga terkait jalur sepanjang 22 kilometer yang memisahkan Rantau Buta dan Rantau Layung, Bupati berjanji akan menindaklanjuti permintaan pembangunan 2 jembatan tambahan. Guna mempercepat realisasi tersebut, Pemkab Paser juga membuka ruang kolaborasi bagi pihak swasta, termasuk PT Kideco Jaya Agung, untuk ikut berkontribusi membangun fasilitas publik di wilayah tersebut.
Selain itu, dalam rangkaian agenda peresmian ini Bupati Paser juga menyalurkan paket bantuan Pemkab Paser kepada masyarakat sekitar guna mendongkrak kesejahteraan, pendidikan, hingga potensi ekonomi desa.

Fahmi menyampaikan, bantuan yang diberikan sengaja dirancang secara variatif agar menyentuh seluruh lapisan usia dan kebutuhan masyarakat di Desa Rantau Buta. "Kami datang tidak hanya membawa pembangunan fisik, tetapi juga membawa modal untuk masa depan anak-anak, pemenuhan gizi keluarga, hingga modal awal untuk menggerakkan roda ekonomi kreatif di desa ini," ujar Fahmi.
Pemberian paket bantuan ini meliputi ketahanan pangan, pendidikan, dan pengembangan potensi lokal, serta penyaluran Telur dan Bantuan Pangan.
Paket sembako dibagikan secara merata kepada keluarga di Desa Rantau Buta, langkah ini diambil sebagai strategi langsung pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan warga sekaligus mengintervensi pemenuhan gizi guna mencegah stunting. Kemudian, Perlengkapan Sekolah untuk Anak Desa. Puluhan anak sekolah di Desa Rantau Buta tersenyum lebar saat menerima paket alat tulis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....