Pemkab Kukar Libatkan RT Tangani Kemiskinan Ekstrem

  • 24 Mei 2026 19:50 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mulai menyiapkan pola baru dalam penanganan kemiskinan ekstrem dengan melibatkan ketua RT sebagai ujung tombak pendataan masyarakat.

Langkah tersebut diambil menyusul masih ditemukannya ribuan warga yang masuk kategori miskin ekstrem di wilayah Kukar. Pemerintah daerah ingin memastikan penyaluran bantuan dan program pemberdayaan benar-benar sesuai dengan kondisi nyata masyarakat di lapangan.

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, mengatakan penanganan kemiskinan tidak bisa lagi dilakukan secara umum tanpa data yang rinci dari tingkat bawah. “Permasalahan kemiskinan harus dipetakan langsung dari lingkungan paling bawah supaya penanganannya tepat sasaran,” ujar Aulia. Sabtu 23 Mei 2026.

Ia menjelaskan, program RT Ku Terbaik nantinya akan difokuskan untuk mendata kondisi sosial ekonomi warga sekaligus mengidentifikasi penyebab utama kemiskinan di masing-masing lingkungan RT.

Menurut Aulia, hasil pendataan tersebut akan menjadi dasar pemerintah daerah dalam menentukan bentuk bantuan maupun menyusun program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Tujuannya bukan sekadar memberi bantuan, tetapi bagaimana masyarakat bisa perlahan keluar dari kondisi kemiskinan,” katanya.

Selain mengoptimalkan peran RT, Pemkab Kukar juga akan menyelaraskan berbagai program daerah agar penanganan kemiskinan berjalan lebih terintegrasi. Sinkronisasi dilakukan mulai dari penggunaan dana desa hingga program yang dijalankan organisasi perangkat daerah (OPD).

Aulia menilai keterlibatan seluruh pihak menjadi kunci agar upaya pengentasan kemiskinan tidak berjalan sendiri-sendiri tanpa arah yang jelas. “Kami juga mendorong perusahaan swasta ikut menyesuaikan program CSR mereka berdasarkan data kebutuhan masyarakat di tingkat RT,” ujarnya.

Ia menegaskan, penanganan kemiskinan ekstrem menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah. Menurutnya, pembangunan di Kukar tidak hanya harus terlihat dari sisi investasi dan infrastruktur, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....