Berau Dukung Pendidikan Antikorupsi, Siapkan Generasi Berintegritas

  • 12 Mei 2026 08:47 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Berau — Pemerintah Kabupaten Berau menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan pendidikan antikorupsi di lingkungan sekolah melalui peluncuran buku panduan dan bahan ajar yang digelar secara virtual, Senin 11 Mei 2026.

Kegiatan tersebut diikuti Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, bersama Wakil Bupati Berau, Gamalis, dari Ruang Teleconference Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Berau.

Peluncuran buku panduan ini turut dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, serta Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus.

Dalam arahannya, Abdul Mu’ti menegaskan pendidikan antikorupsi merupakan bagian penting dalam membangun karakter peserta didik yang jujur dan berintegritas. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan nilai moral.

“Pendidikan antikorupsi harus hadir dalam budaya sekolah sehari-hari, bukan sekadar materi pembelajaran di kelas,” ujarnya.

Sementara itu, Setyo Budiyanto menekankan pentingnya penguatan budaya antikorupsi secara berkelanjutan, mulai dari tingkat pusat hingga daerah. Ia menyebut pendidikan sebagai langkah strategis mencegah praktik korupsi menuju visi Indonesia Emas 2045.

“Pendidikan antikorupsi harus mampu melahirkan kebiasaan baik dan budaya integritas sejak usia dini,” katanya.

Ia menjelaskan terdapat lima kompetensi utama dalam pendidikan antikorupsi, yakni kepatuhan terhadap aturan, pemahaman hak kepemilikan, menjaga amanah, penguatan etika, serta membangun budaya integritas di lingkungan pendidikan.

Di sisi lain, Akhmad Wiyagus menyampaikan pemerintah pusat telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 800.2.1/3777/SJ tentang Penguatan Karakter melalui Penyelenggaraan Pendidikan Antikorupsi. Melalui kebijakan tersebut, pemerintah daerah diminta mengintegrasikan pendidikan antikorupsi dalam pembelajaran dan budaya sekolah.

Menanggapi hal tersebut, Sri Juniarsih menyatakan komitmen Pemkab Berau dalam mendukung implementasi pendidikan antikorupsi sebagai bagian dari pembangunan karakter generasi muda.

“Nilai-nilai antikorupsi harus ditanamkan sejak dini agar menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.

Senada, Gamalis menegaskan keberhasilan program ini membutuhkan dukungan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, sekolah, guru, hingga orang tua.

“Pemkab Berau siap mendukung penuh implementasi pendidikan antikorupsi demi membangun generasi yang berintegritas dan berkarakter kuat,” ujarnya.(DiskominfoBerau/IKP-AF)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....