Pelatihan Anyaman Rotan di Segah, Pemkab Berau Dorong Wirausaha Baru

  • 20 Apr 2026 16:01 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindagkop) bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) menggelar pelatihan kerajinan anyaman rotan di Kantor BKKBN Kecamatan Segah, Senin 20 April 2026.

Pelatihan ini diikuti oleh 20 peserta yang merupakan perwakilan dari kampung-kampung di Kecamatan Segah. Kegiatan berlangsung selama 10 hari, mulai 20 April hingga 29 April 2026.

Acara pembukaan turut dihadiri Kepala Diskoperindagkop Berau, Eva Yunita; Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi; Wakil Ketua Harian Dekranasda Berau, Sulasih Said; Camat Segah, Toris; unsur Forkopimda; narasumber; serta instansi terkait lainnya.

Dalam laporannya, Wakil Ketua Harian Dekranasda Berau, Sulasih Said, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program perencanaan dan pembangunan industri tahun 2026 oleh Diskoperindagkop.

Ia menyebutkan, tujuan pelatihan ini antara lain untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah rotan menjadi produk kerajinan bernilai ekonomis. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan melestarikan tradisi kerajinan lokal berbahan dasar alam yang tersedia di wilayah Kecamatan Segah.

“Tujuan lainnya adalah mendorong peserta untuk berkreasi dan berinovasi dalam menciptakan produk kerajinan rotan yang unik dan bernilai jual tinggi,” ujarnya.

Sulasih menambahkan, sasaran kegiatan ini adalah para pengrajin yang telah memiliki dasar keterampilan, namun masih perlu peningkatan kemampuan dalam teknik anyaman rotan.

Dari pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat tumbuh menjadi wirausaha baru, baik dengan membuka usaha sendiri maupun bekerja sama dengan pihak lain di bidang kerajinan rotan.

Selain itu, peserta juga diharapkan mampu menghasilkan produk berkualitas dengan nilai estetika tinggi, serta meningkatkan variasi dan inovasi produk.

“Kami berharap produk anyaman rotan ini dapat menjadi suvenir atau oleh-oleh khas bagi wisatawan yang berkunjung ke Kecamatan Segah. Peserta juga diharapkan mampu menghitung harga pokok penjualan produknya,” katanya menjelaskan.

Untuk mendukung pelatihan, panitia menghadirkan tiga narasumber, yaitu Yuna, Yuyun Saputra, dan Maulin Azis dari UPT Pelatihan Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Timur.

Selain itu, dua pengrajin anyaman dari Kampung Bena Baru, Kecamatan Sambaliung, yakni Baunggerung dan Yuliana, akan memberikan materi selama empat hari dari total enam hari pelatihan efektif.

Metode pelatihan yang digunakan meliputi presentasi, dialog interaktif, dan partisipasi aktif peserta. Sementara itu, pembiayaan kegiatan ini bersumber dari APBD Kabupaten Berau melalui program perencanaan dan pembangunan industri tahun 2026 pada Diskoperindagkop. (Diskominfo Berau-IKP/Er/Hr/Oz)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....