Stunting Berau Naik 34 Persen, Bupati Minta PKK Bergerak

  • 09 Apr 2026 07:26 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Berau – Prevalensi stunting di Kabupaten Berau berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 tercatat mencapai 34 persen. Angka tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya dan masih jauh di atas rata-rata nasional yang berada di angka 20 persen.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan tingginya angka stunting menjadi pekerjaan rumah bersama seluruh pemangku kepentingan, khususnya jajaran Tim Penggerak PKK dan Posyandu hingga tingkat kecamatan.

“Ini menjadi tugas kita bersama untuk menekan dan menurunkan angka stunting 34 persen tadi. Tinggal bagaimana ibu-ibu bisa menggerakkan anggotanya di bawah dan harus berkoordinasi dengan PKK Kabupaten,” kata Sri Juniarsih saat menghadiri pelantikan Ketua TP PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu tingkat kecamatan di Gedung Balai Mufakat, Tanjung Redeb, Rabu 8 April 2026.

Ia menjelaskan, berdasarkan pencatatan Sistem Informasi Gizi dan Kesehatan Keluarga (SIGIZIKESGA) 2025, jumlah balita di Kabupaten Berau mencapai 23.105 anak. Namun, balita yang sudah terukur pertumbuhannya baru sekitar 40,6 persen.

Menurutnya, rendahnya kunjungan ke posyandu menjadi tantangan besar dalam upaya pemantauan tumbuh kembang anak sekaligus pencegahan stunting sejak dini.

“Masih ada sekitar 60 persen balita yang belum terpantau. Ini artinya kunjungan ke posyandu masih rendah dan harus kita tingkatkan,” ujarnya.

Sri Juniarsih meminta seluruh pengurus PKK dan Posyandu menjadikan penanganan stunting sebagai fokus utama demi mendukung target nasional penurunan stunting menjadi 14 persen pada 2029.

Selain itu, ia menekankan pentingnya komunikasi aktif antara ketua tim dengan anggota di lapangan agar seluruh program berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Sebagai ketua tim harus mempunyai target dalam menjalankan tugas, dan target-target tersebut harus dikomunikasikan dengan tim,” ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Berau berharap sinergi lintas sektor dapat mempercepat penurunan angka stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan anak di daerah tersebut.(Diskominfo Berau-IKP/Af/Er/Oz).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....