Pemkab Berau Gelar Pra Musrenbang Tematik Stunting 2026
- 06 Apr 2026 19:10 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Berau - Pemerintah Kabupaten Berau menyelenggarakan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra Musrenbang) Tematik Stunting Tahun 2026 sebagai langkah strategis dalam mempercepat penurunan angka stunting. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Berau bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Berau.
Kegiatan berlangsung pada Senin 6 April 2026 di Ruang Rapat RPJPD Bapelitbang dan secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Berau, Gamalis. Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Berau Dedy Okto Nooryanto, unsur Forkopimda, para kepala OPD, camat se-Kabupaten Berau, perwakilan puskesmas, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Dalam laporannya, Kepala Bapelitbang Berau, Endah Ernany, menyampaikan kegiatan ini menjadi bagian penting dalam penyusunan rencana pembangunan daerah, khususnya menjelang Musrenbang Kabupaten Berau Tahun 2026 yang akan dilaksanakan pada 7 April 2026.
Ia menegaskan, stunting merupakan permasalahan serius yang tidak hanya menghambat pertumbuhan fisik anak, tetapi juga berdampak pada perkembangan kognitif jangka panjang. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Kabupaten Berau dalam tiga tahun terakhir masih berada pada kategori tinggi.
“Melalui pendekatan lintas sektor berbasis data, diperlukan upaya terpadu dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting. Pra Musrenbang ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan program dan kegiatan antarperangkat daerah serta pemangku kepentingan,” ujarnya.
Adapun tujuan kegiatan ini meliputi:
Menyelaraskan program lintas sektor
Mengintegrasikan usulan dari tingkat kampung hingga kecamatan
Memperkuat komitmen bersama dalam percepatan penurunan stunting

Selain itu, forum ini juga menjadi sarana evaluasi kinerja perangkat daerah serta perumusan program intervensi yang mencakup aspek fisik, sosial, ekonomi, dan budaya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Berau, Gamalis, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menurunkan angka stunting menjadi 14,4 persen pada tahun 2029 dan mencapai 5 persen pada tahun 2045. Target tersebut sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045.
Berdasarkan data SSGI Tahun 2024, prevalensi stunting di Kabupaten Berau tercatat sebesar 23,4 persen. Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dan masih berada di atas rata-rata nasional.
Sementara itu, data SIGIZI KESGA Tahun 2025 menunjukkan jumlah balita di Berau mencapai 23.105 anak, namun cakupan pengukuran baru mencapai 40,06 persen.
“Hal ini menunjukkan, kunjungan balita ke posyandu masih rendah dan perlu ditingkatkan untuk memastikan pemantauan tumbuh kembang anak berjalan optimal,” ucapnya.
Berdasarkan evaluasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025, Kabupaten Berau berada di peringkat ke-10 dari 10 kabupaten/kota dalam pelaksanaan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak untuk meningkatkan kinerja melalui strategi kolaborasi, integrasi, serta implementasi delapan aksi konvergensi.

Meski demikian, terdapat sejumlah capaian positif, di antaranya:
Penyelesaian Web Bangda mencapai 100 persen
Masuk 20 kabupaten/kota terbaik dalam Program Makanan Tambahan (PMT) lokal
Penghargaan dari BKKBN melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting
Pra Musrenbang ini diikuti sekitar 170 peserta secara luring yang terdiri dari unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, organisasi masyarakat, hingga pemangku kepentingan lainnya.
Sebagai penutup kegiatan, dilakukan penandatanganan deklarasi komitmen oleh Wakil Bupati Berau bersama Forkopimda, DPRD, kepala OPD, serta para pemangku kepentingan sebagai bentuk keseriusan dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting.
Pemerintah Kabupaten Berau berharap melalui forum ini, seluruh program dan kebijakan yang dirumuskan dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan yang lebih terarah, terpadu, dan berdampak nyata dalam menurunkan angka stunting di daerah. (Diskominfo Berau-IKP/AF)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....