Masyarakat Paser Kini Bisa Pantau CCTV Publik Milik Pemkab
- 18 Mar 2026 22:12 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Paser - Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostaper) Kabupaten Paser, membuat melakukan terobosan terbaru dalam inovasi "Smart Governance and Smart Living".
Inovasi tersebut merupakan akses keamanan publik yang dapat dilihat dan di cek langsung oleh masyarakat. Hal ini pun tentu menjadi sesuatu yang baru dan bagus untuk masyarakat dalam kepemimpinan Fahmi Fadli sebagai Bupati Paser dan wakilnya Ikhwan Antasari.
Mulai Februari 2026, masyarakat tidak lagi sekadar menonton siaran pasif via saluran YouTube Diskominfostaper Paser, melainkan dapat memantau kondisi wilayah secara presisi melalui peta digital yang dapat diakses langsung melalui laman resminya, yakni di https://cctv-publik.paserkab.go.id/.
Kepala Diskominfostaper Paser, Arief Rahman, didampingi Plt Kabid Aplikasi dan Informatika, Mulyadi menjelaskan bahwa transformasi ini bertujuan untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih intuitif.
Dengan skema berbasis kewilayahan, titik-titik kamera tidak lagi ditampilkan dalam bentuk daftar nama di kanal YouTube, melainkan ikon di atas peta di website yang mudah diklik.
"Masyarakat kini bisa lebih cepat paham posisi geografis setiap kamera. Cukup klik ikon di peta, tampilan live streaming dari lokasi tersebut akan langsung muncul. Ini memudahkan jika ada kejadian spesifik yang ingin dipantau secara real-time," kata Mulyadi menerangkan.
Kini terdapat 35 titik CCTV yang telah terintegrasi di pusat komando Diskominfostaper. Tidak seluruh perangkat tersebut merupakan aset murni pemerintah daerah.
Beberapa CCTV merupakan hasil kolaborasi dengan instansi lain, pengelola ruang publik seperti masjid, hingga milik masyarakat sipil.
Strategi ini mengadopsi keberhasilan konsep Smart City di Kota Yogyakarta, yang mengandalkan partisipasi pihak ketiga dan pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pengawasan tanpa membebani APBD secara berlebihan.
"Kami membuka pintu seluas-luasnya bagi warga yang memiliki CCTV di area publik atau pinggir jalan dan bersedia dikoneksikan ke sistem kami. Ini adalah bentuk gotong-royong digital untuk keamanan bersama," ujar Mulyadi, pada Rabu 18 Maret 2026.
Manfaat integrasi CCTV ini dirasakan langsung dalam berbagai aspek mulai dari alat bukti vital bagi pihak kepolisian dalam mengungkap perkara lalu lintas maupun tindakan kriminalitas.
Selain itu, CCTV ini juga bisa memantau titik rawan banjir atau genangan secara cepat saat intensitas hujan tinggi, sehingga instansi terkait bisa dengan sigap melakukan penanganan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....