Warga Kutai Barat Desak Aturan Tegas Jalan Rusak

  • 12 Feb 2026 10:43 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Kerusakan jalan di sejumlah wilayah Kabupaten Kutai Barat diduga akibat aktivitas truk pengangkut sawit dan barang lainnya dengan muatan hingga 25 ton. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga karena berdampak langsung pada keselamatan dan kelancaran transportasi.

Warga pun mendesak Pemerintah Kabupaten Kutai Barat segera menerbitkan regulasi tegas untuk mengatasi persoalan tersebut. Mereka menilai langkah ini penting agar kerusakan jalan tidak semakin meluas.

Salah satu warga Kutai Barat, Sarnelius, kepada RRI menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi jalan yang semakin memburuk. Ia menegaskan, kerusakan jalan bukan hanya soal estetika, tetapi juga berpengaruh pada kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Hal ini sangat disayangkan. Kalau dibiarkan terus, bukan hanya pemerintah yang dirugikan karena harus terus memperbaiki jalan, tapi masyarakat juga terdampak, terutama pada perekonomian,” ujarnya.

Menurut Sarnelius, selama ini pemerintah hanya sebatas mengeluarkan imbauan terkait pembatasan muatan kendaraan. Namun, imbauan tersebut dinilai tidak efektif karena masih banyak pengusaha angkutan yang melanggar aturan.

“Jangan hanya imbauan saja. Sampai saat ini banyak imbauan yang disampaikan pemerintah, tapi tidak pernah ditaati. Harus ada Perbup atau Perda supaya ada kekuatan hukum dan sanksi tegas,” ucapnya.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Kutai Barat segera mengambil langkah konkret melalui regulasi resmi. Dengan begitu, kerusakan jalan dapat diminimalkan, dan aktivitas masyarakat serta perekonomian daerah bisa berjalan lancar dan aman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....