Legislator DPR RI Dorong Percepatan Hunian Tetap 4.000 Pengungsi Gempa NTT

  • 20 Agt 2026 09:36 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa mendorong pemerintah untuk mempercepat pemulihan permukiman bagi sekitar 4.000 warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang hingga kini masih berada di posko pengungsian. Menurutnya, pemerintah perlu menetapkan target pemulihan yang jelas agar para pengungsi tidak terlalu lama tinggal di posko dan dapat segera kembali ke rumah maupun menempati hunian tetap (huntap).

“Jangan sampai 4.000 pengungsi ini berlarut-larut di posko. Harus ada target pemulihan yang jelas,” kata Saan Mustopa saat rapat koordinasi penanganan bencana bersama Satuan Tugas Penanggulangan Pascabencana (Galapana) DPR RI di Manggarai Barat, Minggu 16 Agustus 2026.

Dikutip dari laman emedia. dpr.go.id pada Rabu 19 Agustus 2026. Saan menegaskan bahwa langkah awal yang harus dilakukan adalah pemetaan kondisi rumah warga berdasarkan tingkat kerusakannya, mulai dari rusak ringan, sedang, hingga berat. Pendataan tersebut dinilai penting sebagai dasar penentuan langkah penanganan sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.

“Nah makanya tadi mana yang rusak ringan, sedang, berat, sehingga pelan-pelan dari 4.000 pengungsi ini bisa berkurang,” ujarnya.

Menurut Saan, percepatan pembangunan dan pemulihan hunian menjadi kunci agar masyarakat terdampak dapat segera kembali menjalani aktivitas normal. Ia juga menekankan bahwa selama proses pemulihan berlangsung, kebutuhan dasar para pengungsi harus tetap terpenuhi dengan baik.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal dan Sari Yuliati, Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo, serta Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.

Saan memastikan DPR RI akan terus mengawal proses penanganan bencana hingga tahap pemulihan. Pengawasan tersebut dilakukan agar seluruh program rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan efektif serta masyarakat yang terdampak gempa dapat segera memperoleh tempat tinggal yang layak dan kembali menjalani kehidupan secara normal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....