Kementerian PU Kerahkan Peralatan Penanganan Karhutla di Kalimantan

  • 17 Sep 2026 07:37 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Kalimantan dengan mengerahkan berbagai peralatan pendukung pemadaman ke lima provinsi. Langkah tersebut dilakukan melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) untuk mempercepat penanganan karhutla sekaligus memastikan ketersediaan air bagi masyarakat di wilayah terdampak.

Peralatan pendukung pemadaman didistribusikan melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kementerian PU di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Pengiriman dilakukan melalui jalur laut dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada 11–12 September 2026.

Dikutip dari laman resmi Kementerian PU, pada Rabu 16 September 2026, Menteri PU Dody Hanggodo, menegaskan kementeriannya akan terus bergerak cepat menyesuaikan kebutuhan di lapangan. Menurutnya, setiap daerah memiliki kondisi yang berbeda sehingga penanganan harus disesuaikan dengan situasi masing-masing wilayah.

“Kementerian PU akan terus bergerak berdasarkan kondisi di lapangan. Kondisinya tentu berbeda-beda, tetapi bagi kami di PU yang penting adalah bisa cepat hadir sesuai kebutuhan di lapangan. Saya sudah minta jajaran untuk siaga dan bergerak, terutama untuk membantu menjaga layanan dasar masyarakat,” ujar Dody.

Sebanyak 13 unit peralatan tambahan disiapkan untuk memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan. Peralatan tersebut terdiri atas mobile pump berkapasitas 250 liter per detik, water tank truck, serta pompa Alkon 6 inci dengan kapasitas 41,6 liter per detik.

Untuk Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, masing-masing memperoleh satu unit water tank truck berkapasitas 5.000 liter, satu unit mobile pump berkapasitas 250 liter per detik, dan satu unit pompa Alkon 6 inci.

Sementara itu, BWS Kalimantan IV Samarinda yang melayani wilayah Kalimantan Timur dan BWS Kalimantan V Tanjung Selor untuk Kalimantan Utara masing-masing menerima satu unit water tank truck berkapasitas 4.000 liter dan satu unit pompa Alkon 6 inci.

Pengiriman tersebut merupakan tambahan dari sarana dan peralatan yang sebelumnya telah tersedia di Kalimantan. Kebutuhan pendukung lainnya, seperti pompa Alkon 3 inci, jet sprinkler, backpack pump, selang ekstensi, dan tandon air, akan dipenuhi langsung oleh masing-masing balai sesuai kebutuhan di lapangan.

Direktur Jenderal SDA, Arnold A.P. Ritiauw, mengatakan kesiapan peralatan menjadi salah satu faktor penting untuk mempercepat penanganan karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan.

“Kami berharap peralatan yang disiapkan ini dapat membantu mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan, terutama dalam mendukung pemadaman di lapangan. Kesiapan peralatan ini merupakan bagian dari dukungan Kementerian PU dalam menghadapi kondisi karhutla,” kata Arnold.

Ditjen SDA akan terus berkoordinasi dengan seluruh BWS di Kalimantan untuk memastikan peralatan siap dioperasikan dan dapat dimanfaatkan secara optimal sesuai kondisi serta kebutuhan di lapangan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Kementerian PU dalam mendukung penanganan situasi darurat, selain menjalankan tugas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur sumber daya air. Dukungan peralatan diharapkan dapat membantu melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....