SATUSEHAT Terintegrasi SIAK, Urus Dokumen Bayi Lebih Cepat
- 14 Agt 2026 19:42 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memperkuat transformasi layanan publik melalui integrasi platform digital SATUSEHAT dengan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). Integrasi tersebut memungkinkan bayi yang baru lahir memperoleh dokumen kependudukan secara lebih cepat dan mudah.
Dikutip dari laman kemkes.go.id, Rabu 12 Agustus 2026, layanan tersebut resmi diluncurkan di Puskesmas Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Melalui sistem terintegrasi, data kelahiran yang dicatat tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan diteruskan secara digital melalui SATUSEHAT ke SIAK milik Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Setelah melalui proses verifikasi, dokumen kependudukan dapat diterbitkan dan dikirimkan secara digital kepada orang tua atau wali. Integrasi ini diharapkan membuat proses administrasi menjadi lebih sederhana, cepat, dan efisien.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional sekaligus Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan integrasi data antar-kementerian dan lembaga merupakan fondasi penting untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih efektif dan tepat sasaran. “Dukcapil adalah backbone. Kalau kita sudah masuk Dukcapil dan kementerian/lembaga bisa saling berbicara datanya, prosesnya akan cepat,” ujar Luhut.
Menurut Luhut, integrasi data juga menjadi langkah strategis untuk menghilangkan sekat birokrasi antarinstansi. Dengan demikian, pertukaran data dapat dilakukan lebih cepat tanpa mengurangi kewenangan setiap lembaga sebagai wali data.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan transformasi digital harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Integrasi data kelahiran dari fasilitas kesehatan dengan sistem administrasi kependudukan nasional diharapkan memastikan data lebih valid dan tidak terjadi perbedaan antarsistem.
“Kita ingin agar data tersebut valid dan terintegrasi, sehingga tidak ada lagi data yang saling berbeda. Bayi yang lahir di puskesmas atau rumah sakit nantinya bisa langsung mendapatkan tiga dokumen sekaligus, yaitu akta kelahiran, Kartu Keluarga, dan Kartu Identitas Anak,” kata Budi.
Integrasi SATUSEHAT dan SIAK menjadi salah satu langkah pemerintah mempercepat layanan publik berbasis digital. Selain meningkatkan akurasi data kependudukan, sistem ini memberikan kemudahan kepada masyarakat dengan memangkas proses administrasi yang sebelumnya harus dilakukan secara terpisah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....