Perkuat Ketahanan Pangan IKN, BRMP Kaltim dan Otorita IKN Satukan Strategi
- 19 Apr 2026 02:39 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah Ibu Kota Nusantara terus dilakukan melalui koordinasi lintas lembaga. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan kawasan ibu kota baru tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga dalam pemenuhan kebutuhan pangan secara mandiri dan berkelanjutan.
Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Timur bersama Direktorat Ketahanan Pangan Otorita IKN menggelar pertemuan koordinasi dan diskusi strategis. Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan program sekaligus mengidentifikasi potensi pengembangan sektor pertanian di kawasan IKN.
Pertemuan tersebut dilaksanakan di Gedung Kemenko 3 dan dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Kepala BRMP Kalimantan Timur, Direktur Ketahanan Pangan Otorita IKN, serta jajaran teknis dari kedua instansi. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat sektor pangan di wilayah strategis nasional tersebut.
Dalam forum diskusi, berbagai isu strategis menjadi fokus pembahasan. Mulai dari kondisi dan tantangan ketahanan pangan di wilayah IKN, keberadaan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), hingga potensi pengembangan program cetak sawah sebagai langkah konkret dalam mendukung kebutuhan pangan.
Direktur Ketahanan Pangan Otorita IKN, Setia Lenggono menegaskan pentingnya sinergi lintas lembaga agar program yang dijalankan tidak tumpang tindih. “Koordinasi ini penting untuk memastikan setiap program berjalan selaras, tepat sasaran, dan mampu menjawab tantangan ketahanan pangan di wilayah IKN,” ujarnya.
Selain itu, pembahasan juga menyoroti pentingnya optimalisasi potensi wilayah penyangga, termasuk kawasan Samboja yang dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai sentra produksi pangan. Wilayah ini diharapkan mampu menjadi salah satu tulang punggung pasokan pangan bagi IKN ke depan.
Sebagai hasil dari pertemuan tersebut, disepakati sejumlah langkah strategis, salah satunya adalah penguatan pendampingan oleh BRMP Kalimantan Timur bersama penyuluh pertanian di wilayah IKN. Pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas petani sekaligus mendorong adopsi teknologi pertanian modern.
Kepala BRMP Kalimantan Timur, Ahmad Subhan menekankan bahwa dukungan perbenihan juga menjadi prioritas utama dalam pengembangan sektor pertanian di kawasan ini. “Ketersediaan benih unggul menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas dan menjaga keberlanjutan usaha tani, khususnya di wilayah yang diproyeksikan sebagai penyangga pangan IKN,” ucapnya.
Melalui sinergi yang terbangun antara berbagai pihak, pembangunan sektor pertanian di wilayah IKN diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, tetapi juga menjadi model pengembangan pertanian modern yang adaptif, efisien, dan berkelanjutan di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....