Dari Paser untuk Negeri: Tanam Serempak Perkuat Komitmen Ketahanan Pangan
- 11 Apr 2026 18:16 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Gerakan tanam serempak menggema di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) Desa Sebakung, Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, saat Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim memimpin penanaman padi bersama berbagai pihak. Kegiatan ini menjadi bagian dari Gerakan Nasional Tanam Serempak 10.000 hektare yang dilaksanakan serentak di 20 provinsi, menandai langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Di lokasi tersebut, penanaman dilakukan di atas lahan seluas 5 hektare, dari total 201 hektare lahan CSR yang telah dikembangkan di Kabupaten Paser. Kehadiran berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga petani, menunjukkan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung peningkatan produksi pangan di daerah.
Varietas padi unggul Mekongga dipilih dalam kegiatan ini, dengan sistem tanam Tabela (tanam benih langsung) yang dinilai lebih efisien dan adaptif terhadap kondisi lahan. Metode ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya produksi bagi petani.
Kepala DPTPH Provinsi Kaltim, Fahmi Himawan, menegaskan bahwa capaian program CSR di daerahnya telah menunjukkan hasil yang menggembirakan. “Target cetak sawah rakyat di Kalimantan Timur telah tercapai 100 persen. Ini menjadi bukti bahwa daerah kita siap berkontribusi nyata dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia juga menambahkan, Kabupaten Paser memiliki posisi strategis sebagai salah satu lumbung pangan di Kaltim. “Paser saat ini termasuk dalam lima besar daerah dengan kemampuan memenuhi kebutuhan pangan, bahkan mampu menyuplai ke wilayah lain,” kata Fahmi.
Kegiatan tanam serempak ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Paser, unsur kecamatan, kepolisian, TNI, pemerintah desa, penyuluh pertanian, kelompok tani, hingga Brigade Pangan Kecamatan Long Kali. Kehadiran Balai Riset dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kaltim juga memperkuat dukungan teknis dalam pengelolaan lahan secara optimal.
Lahan CSR yang telah dicetak akan digarap secara intensif oleh Brigade Pangan Umo Taka bersama tim penyuluh. Pendampingan berkelanjutan menjadi kunci untuk memastikan hasil panen yang optimal sekaligus meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola usaha tani modern.
Di tengah kegiatan, diskusi antara pemerintah, BRMP Kaltim, dan petani juga berlangsung untuk mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan. Salah satu perwakilan petani menyampaikan harapannya terkait dukungan sarana produksi. “Kami berharap ketersediaan pupuk dan alat mesin pertanian bisa lebih mudah diakses, sehingga produksi kami bisa terus meningkat,” ucapnya.
Sebagai tindak lanjut, petani didorong untuk menyusun proposal kebutuhan yang nantinya akan difasilitasi oleh BRMP Kaltim. Melalui sinergi ini, Kalimantan Timur menunjukkan komitmennya tidak hanya dalam memperluas lahan pertanian, tetapi juga memastikan keberlanjutan produksi demi mewujudkan swasembada pangan nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....