Tim Medis Samarinda Fokus Layani 117 Jamaah Haji Lansia dan Risiko Tinggi

  • 08 Jun 2026 14:59 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pelayanan kesehatan menjadi salah satu faktor penting dalam kelancaran pelaksanaan ibadah haji. Pada Kloter BPN 1 Embarkasi Balikpapan, terdapat sekitar 117 jamaah yang masuk kategori lanjut usia, risiko tinggi, dan pengguna kursi roda.

Dokter Kloter BPN 1, Malliya Agustin Jauhari, mengatakan kelompok tersebut menjadi prioritas utama pengawasan selama berada di Arab Saudi. Mereka memerlukan perhatian lebih karena rentan mengalami gangguan kesehatan akibat kelelahan maupun cuaca panas.

“Untuk jamaah risiko tinggi, lansia dan pengguna kursi roda jumlahnya sekitar 117 orang. Mereka memang menjadi fokus pengawasan kami,” katanya.

Untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, tim kesehatan membagi tugas berdasarkan lokasi dan kebutuhan jamaah. Setiap petugas memiliki wilayah tanggung jawab yang berbeda sehingga pemantauan dapat dilakukan secara maksimal.

Selain itu, tim kesehatan juga mendirikan pos kesehatan satelit di hotel tempat jamaah menginap. Pos tersebut tidak hanya melayani jamaah Kloter BPN 1, tetapi juga terbuka bagi jamaah dari kloter lain yang membutuhkan bantuan medis.

Menurut Malliya, kerja sama antara dokter, perawat TKH, dan petugas pendamping haji daerah menjadi kunci keberhasilan pelayanan kesehatan selama musim haji. Sistem kerja tim yang solid memudahkan penanganan berbagai keluhan jamaah.

“Kami membagi tugas per lantai dan saling berkoordinasi. Alhamdulillah kerja sama tim berjalan sangat baik selama di Tanah Suci,” ujarnya, Senin 8 Juni 2026.

Malliya menambahkan seluruh jamaah telah dibekali vaksinasi wajib sebelum keberangkatan, mulai dari meningitis, influenza, polio hingga Covid-19. Selain vaksin, jamaah juga diingatkan untuk membawa vitamin dan obat pribadi sebagai langkah pencegahan selama menjalankan ibadah haji.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....