Cuaca Panas Arab Saudi Jadi Perhatian Pemulangan Jemaah Haji Kaltim
- 03 Jun 2026 13:36 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan - Kondisi cuaca panas ekstrem di Arab Saudi menjadi perhatian Panitia Penyelenggara Ibadah Haji atau PPIH Debarkasi Balikpapan menjelang pemulangan jemaah haji asal Kalimantan Timur ke Tanah Air.
Perbedaan suhu antara Arab Saudi dan Indonesia dinilai berpotensi memengaruhi kondisi kesehatan jemaah, terutama lanjut usia dan jemaah dengan riwayat penyakit bawaan.
Sekretaris PPIH Debarkasi Balikpapan, Suharto, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan ketua kloter dan tim kesehatan di Arab Saudi untuk memastikan kondisi jemaah tetap stabil sebelum diterbangkan ke Indonesia.
Menurutnya, hingga saat ini kondisi jemaah kloter pertama yang dijadwalkan pulang melalui Debarkasi Balikpapan dalam keadaan sehat dan siap dipulangkan.
“Alhamdulillah jemaah semua dalam keadaan sehat untuk bisa diterbangkan nanti di kloter pertama,” ujarnya kepada rri.co.id, Rabu 3 Juni 2026.
Suharto menjelaskan cuaca panas di Arab Saudi selama musim haji tahun ini memang menjadi tantangan tersendiri bagi jemaah, khususnya bagi lansia dengan riwayat hipertensi maupun gangguan jantung.
Karena itu, pemantauan kesehatan dilakukan secara intensif oleh petugas kesehatan haji sebelum jemaah dipulangkan ke daerah asal masing-masing.
Selain pemeriksaan kesehatan, PPIH juga memastikan proses kedatangan jemaah di Debarkasi Balikpapan nantinya berjalan cepat agar kondisi fisik jemaah tidak terlalu lama mengalami kelelahan setelah perjalanan panjang dari Arab Saudi.
PPIH Debarkasi Balikpapan sendiri melayani kepulangan jemaah haji asal Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara pada musim haji 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....