Embarkasi Balikpapan Prioritaskan Layanan Ramah Lansia dan Disabilitas
- 13 Mei 2026 07:53 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Embarkasi Haji Balikpapan menempatkan pelayanan ramah lansia dan disabilitas sebagai fokus utama penyelenggaraan ibadah haji 2026. Langkah tersebut dilakukan karena mayoritas jemaah yang berangkat tahun ini merupakan kelompok lanjut usia dan berisiko tinggi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Timur, Taty Suryani, mengatakan penanganan jemaah lansia dilakukan sejak sebelum keberangkatan hingga tiba di Arab Saudi. Pendataan kondisi kesehatan dan kebutuhan khusus jemaah telah dikoordinasikan bersama Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.
Kepada rri.co.id, Rabu 13 Mei 2026, Taty menjelaskan, setiap kloter melaporkan jumlah jemaah pengguna kursi roda, penyandang disabilitas hingga lansia untuk memudahkan penanganan selama di Tanah Suci. “Jumlah jemaah yang berkursi roda, disabilitas dan lansia itu sudah terdata di Saudi untuk penanganannya lebih ditingkatkan,” katanya.
Menurutnya, data tersebut menjadi dasar penyiapan layanan khusus, termasuk penempatan akomodasi yang lebih mudah dijangkau oleh jemaah lansia maupun disabilitas.
Ia mengatakan, jemaah dengan kondisi fisik terbatas diprioritaskan mendapatkan kamar di lantai bawah agar memudahkan mobilitas selama menjalankan ibadah. “Untuk jemaah yang disabilitas, berkursi roda dan lansia itu diutamakan untuk akomodasi berada di lantai bawah,” ujarnya.
Selain itu, Embarkasi Balikpapan juga mengimbau keluarga maupun pendamping jemaah untuk memastikan perlengkapan penunjang ibadah telah disiapkan sejak dari daerah asal. Di antaranya kursi roda, tongkat bantu jalan dan perlengkapan medis pribadi.
Taty menuturkan, maskapai penerbangan juga telah menyiapkan fasilitas untuk membantu pengangkutan alat bantu milik jemaah selama perjalanan menuju Arab Saudi.
Tema pelayanan haji Indonesia tahun ini mengedepankan konsep ramah lansia, ramah disabilitas dan ramah perempuan. Konsep tersebut diterapkan agar seluruh jemaah memperoleh pelayanan yang setara dan aman selama menjalankan ibadah.
Selain aspek fisik, Embarkasi Balikpapan juga menekankan pentingnya kepedulian antarjemaah. Jemaah diharapkan dapat saling membantu dan menjaga kebersamaan meski berasal dari provinsi yang berbeda. “Harapan kita semoga jemaah bisa saling peduli, bisa saling kompak dan bisa saling membantu satu sama lain,” ucapnya.
Embarkasi Haji Balikpapan tahun ini melayani pemberangkatan 17 kelompok terbang dari Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara dengan total 5.859 jemaah menuju Tanah Suci.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....