Ikhtiar Membangun Kemampuan Haji dan Kurban
- 09 Mei 2026 04:22 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda- Momentum bulan Zulkaidah selalu membawa getaran spiritual yang kuat bagi umat Islam di seluruh dunia. Saat menyaksikan jemaah haji berbondong-bondong menuju Baitullah, menjadi pengingat bagi setiap muslim akan sebuah kehormatan besar bagi mereka yang telah dipilih dan dipanggil oleh Allah untuk menginjakkan kaki di tanah suci Makkah dan Madinah.
Ibadah haji tentunya bukan sekadar ritual tahunan, melainkan impian yang harus dibangun dengan kesungguhan. Hal ini disampaikan oleh Ustaz Rahmad dari Dana Peduli Umat (DPU) Kalimantan Timur dalam siaran Mutiara Pagi RRI pada Senin 4 Mei 2026.
"Barang siapa mencari kesyahidan dengan tulus akan dianugerahkan kepadanya kesyahidan sebagaimana yang ia cita-citakan, Hadis Riwayat Muslim," kata Ustaz Rahmad.
Menurutnya, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memiliki obsesi positif dan doa yang tulus. Ketulusan niat dari seorang hamba seringkali menjadi pembuka jalan yang tidak disangka-sangka untuk melakukan ibadah Haji dan begitu pula dengan berkurban.
Selain itu, aspek cara pandang atau pola pikir terhadap ibadah Haji juga perlu dibenahi. Umat Islam diharapkan memandang haji dan kurban bukan sekadar sebagai ibadah sunah bagi yang berlebih harta, melainkan sebuah kewajiban yang harus diupayakan sekuat tenaga.
"Maka yang ketiga itu yang kita upayakan adalah meningkatkan kerja dan upaya kita agar bisa memiliki kemampuan untuk nantinya bisa beribadah haji dan berkorban," ujarnya.
Ustaz Rahmad mengingatkan bahwa setelah doa dan niat, harus ada tindakan konkret untuk memperbaiki kondisi ekonomi agar memenuhi syarat istitha'ah atau kemampuan untuk menempuh perjalanan ke Baitullah. Dalam konteks ibadah kurban, beliau menekankan bahwa yang sampai kepada Allah bukanlah fisik hewan tersebut, melainkan ketakwaan pelakunya.
Untuk membangun kemampuan ini bisa dimulai dengan langkah sederhana seperti menabung. Saat ini, berbagai fasilitas perbankan telah memudahkan umat untuk menyiapkan dana haji maupun kurban secara terencana. Dengan meluruskan niat sejak dini dan mulai melakukan langkah nyata, impian menuju Baitullah dan melaksanakan kurban setiap tahun bukanlah hal yang mustahil.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....