Jual Jalangkote Sejak 2009, Usman Paddare Naik Haji

  • 28 Jun 2025 13:50 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Balikpapan: Kisah inspiratif datang dari Kloter 8 Debarkasi Balikpapan asal Kota Palu, Sulawesi Tengah. Seorang penjual jalangkote, Haji Usman Paddare Adam, berhasil menunaikan ibadah haji setelah puluhan tahun berjualan kue tradisional tersebut.

Sejak tahun 2009, Haji Usman menjalani profesinya sebagai penjual jalangkote, panganan khas Bugis-Makassar berbentuk pastel dengan isian sayuran dan bihun. Dari penghasilan itulah, ia membiayai kehidupan keluarga dan akhirnya bisa mendaftar haji.

“Biaya haji saya semua dari jualan jalangkote,” ucapnya kepada RRI saat ditemui usai proses serah terima jemaah di Asrama Haji Balikpapan, Sabtu (28/6/2025).

Menurut Usman, jalangkote bukan hanya mata pencaharian, tetapi juga sumber berkah. Setelah pulang haji pun, ia berkomitmen akan tetap berjualan. “Mau tetap kerja. Hasilnya berkah. Alhamdulillah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KBIHU An-Nisa Kota Palu, Haji Sabaruddin Lamba, membenarkan bahwa Usman merupakan salah satu jamaah paling tekun dan dermawan.

“Jangan lihat jenis usahanya. Lihat keberkahannya. Pak Usman ini rajin dan sering bantu orang,” kata Sabaruddin.

kisah Usman menjadi motivasi bahwa siapapun bisa berangkat haji, asalkan ada niat, ikhtiar, dan restu Allah SWT.

“Haji itu panggilan. Bukan soal kaya atau tidak. Jalangkote bisa jadi jalan menuju Tanah Suci,” katanya.

KBIHU An-Nisa turut mendampingi keberangkatan Usman bersama jemaah lainnya dari Kota Palu, Kabupaten Banggai, Sigi, Toli-toli dan Morowali Utara. Semuanya dinyatakan sehat dan tiba dengan selamat di Debarkasi Balikpapan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....