Kabel Dicuri, Lampu Jembatan Mahkota II Samarinda Belum Bisa Segera Dinyalakan
- 26 Jul 2026 13:35 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Wali Kota Samarinda Andi Harun memastikan padamnya lampu penerangan di Jembatan Mahkota II atau Jembatan Ahmad Amin bukan disebabkan pemerintah kota tidak mampu membayar biaya listrik. Ia menegaskan, gangguan penerangan terjadi karena kabel lampu di kawasan tersebut dicuri.
Penegasan itu disampaikan Andi Harun di salah satu pusat perbelanjaan di Samarinda pada Kamis 23 Juli 2026, menyusul informasi yang menyebut lampu jembatan padam karena Pemerintah Kota Samarinda tidak mampu membayar. Menurutnya, informasi tersebut keliru dan berpotensi menyesatkan masyarakat.
“Kabelnya dicuri. Jadi, jangan disebarluaskan hoaks bahwa kita enggak mampu bayar. Masa lampu saja enggak bisa bayar?” ujar Andi Harun.
Andi Harun menjelaskan, kasus pencurian kabel juga terjadi pada jaringan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di ruas depan Pasar Segiri hingga kawasan Pahlawan. Bahkan, kabel di lokasi tersebut ditanam lebih dari satu meter di bawah permukaan tanah, namun tetap berhasil dicuri.
Wali Kota Samarinda menyebut pelaku pencurian kabel menggunakan pakaian lapangan yang menyerupai seragam petugas PLN maupun Telkom, termasuk IndiHome. Modus tersebut dinilai membuat pelaku tampak seperti petugas resmi ketika berada di lapangan.
Andi Harun mengapresiasi jajaran Polresta Samarinda yang telah menangkap para pelaku pencurian kabel di sejumlah lokasi, termasuk di kawasan Ahmad Amin dan Pahlawan. Namun, kabel yang dicuri telah dijual sehingga pemerintah harus menunggu proses pengadaan pengganti melalui APBD.
“Karena kabelnya pengadaannya lewat APBD, enggak bisa begitu dicuri langsung bisa dibelikan kabel. Harus menunggu APBD dan persetujuan Ketua DPRD,” katanya.
Andi Harun meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum diverifikasi, terutama terkait pelayanan publik dan kondisi keuangan daerah. Ia juga mengingatkan pejabat publik agar melakukan tabayun atau memeriksa kebenaran informasi sebelum menyampaikan pernyataan kepada masyarakat. (zul)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....