Pria Pemilik Sajam di Dermaga Feri Lama Samarinda Seberang Diamankan Polisi

  • 24 Feb 2026 13:50 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Unit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda mengamankan seorang pria berinisial I (25) karena kedapatan membawa senjata tajam tanpa hak di kawasan tambatan kapal Dermaga Feri Lama, perairan Harapan Baru, Kecamatan Samarinda Seberang pada Sabtu, 21 Februari 2026 sekitar pukul 00.55 Wita.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda, AKP Heru Erkahadi, menjelaskan penangkapan bermula dari informasi maraknya aksi pemerasan di perairan Sungai Mahakam daerah Harapan Baru.

"Orang-orang yang mengatasnamakan pemuda kampung mengancam atau memaksa minta minyak jenis solar terhadap kapal-kapal yang melintas ataupun yang sedang melakukan tambat," ujarnya.

Menindaklanjuti laporan itu, Unit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan melakukan penyelidikan dan pengamatan di daerah sekitar tambatan dermaga Feri Lama yang di maksud. Tepat sekitar pukul 00.30 Wita, tim mencurigai sebuah tempat yang dijadikan pos yang biasa di gunakan sebagai wadah berkumpulnya para pemuda tersebut.

"Saat tim hampiri pos tersebut, ditemukan seorang laki laki yang mengaku bernama I sedang baring di dalam Pos," kata Heru.

Polisi lantas meminta I bangun untuk diperiksa. Hasilnya, ditemukan satu bilah pisau klewang Banjar sepanjang kurang lebih 35 sentimeter lengkap dengan sarungnya di dalam tas milik hitam pelaku.

Pelaku pun mengakui pisau tersebut miliknya dan dibawa untuk berjaga-jaga.

Melihat adanya barang bukti, pelaku yang diketahui bekerja sebagai tukang tambat kapal itu kemudian dibawa ke Mako Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda untuk proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, I dijerat Pasal 307 ayat (1) KUHP Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang larangan memiliki, menyimpan, menyembunyikan, membawa, atau mempergunakan senjata pemukul, penikam, atau penusuk tanpa hak atau alasan yang sah di tempat umum.

Polisi juga menyatakan masih melakukan pendalaman terkait informasi dugaan aksi pemerasan di kawasan perairan tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....