KPK Dorong ASN Samarinda Perkuat Pemahaman Antikorupsi di Era Digital

  • 12 Agt 2026 12:42 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Samarinda dalam memperkuat pencegahan korupsi. Hal tersebut tercermin dari sejumlah indikator integritas yang dinilai berada di atas rata-rata Provinsi Kalimantan Timur.

Spesialis Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK RI, Epi Handayani, menyampaikan hal tersebut saat memberikan materi dalam Sosialisasi Integritas ASN di Era Transformasi Digital: Mencegah Korupsi, Membangun Kepercayaan Publik yang digelar BKPSDM Samarinda, pada Selasa 11 Agustus 2026.

Epi menyebut nilai integritas Pemerintah Kota Samarinda berada di angka 75,90. Angka tersebut dinilai lebih tinggi dibandingkan rata-rata nilai integritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang disebut berada di angka 71.

“Untuk Pemkot Samarinda itu skornya adalah 75,90. Untuk Pemkot Samarinda ini memang di atas rata-rata dari Provinsi Kalimantan Timur. Provinsi Kaltim sendiri dia 71,” kata Epi.

Meski demikian, Epi mengingatkan bahwa capaian tersebut tidak berarti upaya pencegahan korupsi dapat dihentikan. Ia menyebut masih terdapat sejumlah aspek yang perlu menjadi perhatian karena kategori integritas secara umum masih berada dalam kondisi waspada.

Menurut Epi, beberapa indikator pencegahan juga masih menunjukkan nilai yang perlu ditingkatkan. Ia menyinggung pelayanan publik dan sektor kesehatan sebagai bagian yang perlu mendapatkan perhatian lebih dalam upaya memperkuat integritas pemerintahan daerah.

Sementara itu, Epi menyebut nilai integritas Pemkot Samarinda yang berada di atas rata-rata Kaltim belum menghilangkan sejumlah catatan dalam pencegahan korupsi. Beberapa indikator, termasuk pelayanan publik dan sektor kesehatan, masih menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam penilaian integritas pemerintah daerah.

“Sekali lagi memang untuk Pemkot Samarinda masih di atas rata-rata nilai dari Provinsi Kaltim dan nilai rata-rata dari seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....