Satgas OIKN Temukan Stockpile Batu Bara di Hutan Lindung

  • 04 Okt 2025 19:50 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Nusantara: Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Aktivitas Ilegal Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), menemukan tumpukan (stockpile) batu bara dan pasir putih hasil tambang ilegal di kawasan hutan lindung Bukit Tengkorak, Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Stockpile ini ditemukan akhir September lalu, setelah Satgas ilegal menerima laporan dari masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di kawasan tersebut. Saat petugas tiba di lokasi, area stockpile tampak telah ditinggalkan oleh para pelaku.

Menurut laporan lapangan, lokasi yang dijadikan tempat penimbunan hasil tambang ilegal itu berstatus hutan lindung, yang seharusnya tidak boleh dimanfaatkan untuk kegiatan pertambangan atau komersial apa pun. Barang bukti berupa material batu bara dan pasir putih kini telah diamankan, sementara aparat berwenang tengah melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Keamanan dan Keselamatan Publik, Irjen Pol. Edgar Diponegoro, menegaskan bahwa temuan ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah tidak akan mentolerir aktivitas ilegal di sekitar IKN.

“Kami terus melakukan deteksi dan identifikasi bersama perangkat desa serta masyarakat. Setiap aktivitas tanpa izin di kawasan lindung akan ditindak tegas,” ujar Edgar di Nusantara, Sabtu (4/10/2025).

Ia menjelaskan, operasi pengamanan ini dilakukan secara terpadu bersama berbagai pihak, termasuk Polda Kalimantan Timur, Pomdam VI/Mulawarman, Gakkum KLHK, dan Satpol PP Provinsi Kaltim.

“Sinergi lintas instansi menjadi kunci menjaga kawasan IKN tetap tertib dan berkelanjutan,” katanya.

Otorita IKN juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam melaporkan setiap dugaan aktivitas tambang ilegal atau perambahan hutan di wilayah sekitar.

“Informasi dari masyarakat sangat penting untuk mencegah kerusakan lingkungan. Pembangunan IKN harus berjalan sejalan dengan prinsip keberlanjutan,” ucap Edgar.

Rekomendasi Berita