Sistem Pertempuran Unik Game Stranger Than Heaven

  • 01 Jul 2026 10:44 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pengembang RGG Studio memperkenalkan mekanisme pertempuran inovatif dalam game teranyar mereka, Stranger Than Heaven. Sistem kontrol mandiri anggota gerak kiri dan kanan ini memberikan sensasi bertarung yang realistis serta menantang. Keunikan tersebut membuat para kritikus internasional menilai permainan ini memiliki daya tarik mekanik yang sangat tinggi.

Penerbit resmi SEGA menjadwalkan peluncuran global permainan bertema aksi petualangan ini pada tanggal 15 Januari 2027 mendatang. Game tersebut nantinya dapat dimainkan melalui platform PC, PlayStation 5, Xbox Series X/S, serta layanan Xbox Game Pass. Antusiasme para penggemar terus meningkat setelah cuplikan perdana resmi diperkenalkan kepada publik baru-baru ini.

Chris Tapsell, Pemimpin Redaksi media internasional Eurogamer, menjelaskan fokus utama pratinjau kali ini terletak pada skema kontrol kontroler. Tombol bumper dan trigger bagian kiri serta kanan dipetakan khusus untuk menggerakkan tangan serta kaki karakter secara mandiri. Pemain harus membiasakan diri untuk melepas kebiasaan lama demi menguasai ritme pertempuran yang tidak biasa ini.

Dalam ulasannya, Chris Tapsell menyatakan, "Stranger Than Heaven sangat sulit dipahami pada beberapa menit pertama." Namun, ia juga menambahkan bahwa sistem tersebut menjadi sangat menarik begitu pemain mulai memahami pola pikir permainan. Mekanisme pertahanan atau pemblokiran serangan musuh dialihkan ke tombol khusus B atau lingkaran, yang memungkinkan aksi penangkisan secara terarah.

Jurnalis media internasional IGN, Tristan Ogilvie, turut membagikan pengalaman serupa setelah mencoba demo permainan selama tiga puluh menit. Ia menjelaskan kurva pembelajaran sistem bertarung jalanan ini awalnya memang terasa sangat curam dan melelahkan. Kendati demikian, Tristan Ogilvie menilai mekanisme ini sebagai bentuk pertempuran paling realistis yang pernah dirancang oleh studio pengembang.

Tristan Ogilvie mengatakan, kontrol independen memungkinkan pemain tetap melayangkan pukulan tangan kiri saat tangan kanan sedang menahan musuh. Penyesuaian strategi secara langsung menjadi kunci utama untuk memenangkan pertarungan melawan musuh yang adaptif. Beberapa senjata pelengkap seperti pisau bawaan dan linggis berukuran besar juga dapat digunakan untuk menghalau serangan kelompok.

Alur cerita permainan ini menyajikan narasi panjang selama lima puluh tahun yang mencakup lima era dan wilayah berbeda di Jepang. Pemain akan mengendalikan karakter utama bernama Makoto Daito dalam menjelajahi kota Kokura, Kure, hingga wilayah Minami di Osaka. Setiap lokasi menyajikan tingkat kesulitan pertempuran yang terus meningkat mulai dari kelas pemula hingga pertarungan bos.

Kehadiran inovasi kontrol mutakhir ini diharapkan mampu membawa penyegaran total bagi genre permainan aksi petualangan modern. Langkah berani yang diambil oleh produser diharapkan mendapat respons positif dari komunitas pemain global saat perilisan nanti. Evaluasi berkala terhadap kestabilan sistem penguncian musuh menjadi tindak lanjut penting menjelang peluncuran resmi game Stranger Than Heaven.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....