Mengenal Kiprah Ikatan Pelajar Muhammadiyah

  • 02 Jun 2026 13:35 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Kiprah organisasi kepemudaan berbasis keagamaan di tingkat daerah kini kian dituntut untuk adaptif, inklusif, dan tanggap terhadap dinamika sosial. Hal itulah yang dilakukan oleh Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Samarinda. Ketua Umum PD IPM Kota Samarinda, Arianur, menjelaskan struktur keorganisasian IPM memiliki jejaring yang sangat solid dan berjenjang dari tingkat paling dasar di ranting sekolah hingga tingkat pimpinan pusat.

Organisasi ini menjadi ruang bagi pelajar yang tidak hanya berfokus pada dinamika internal struktur, melainkan juga menyentuh kehidupan pelajar di seluruh penjuru kota.

"Kalau di program prioritas kami, kami tidak lepas dari program kaderisasi, yaitu di internal. Program kami ini bagaimana bisa mengedukasi teman-teman pelajar di Kota Samarinda. Ini bukan pelajar Muhammadiyah aja tapi khususnya pelajar non Muhammadiyah pun karena kegiatan kami pasti melibatkan semua pelajar se Samarinda," kata Arianur.

Sementara itu, Sekretaris Umum Pimpinan Daerah IPM Samarinda, Aisyah Nabiela, mengatakan ruang lingkup kegiatan IPM juga lebih luas. Mereka juga menaruh perhatian penuh terhadap isu-isu krusial yang ada dalam kehidupan pelajar saat ini.

"Ikatan Pelajar Muhammadiyah itu bukan cuman sekedar organisasi eksternal. Nah, tapi kita banyak nih menyangkut pautkan pelajar-pelajar juga yang lain. Nah, organisasi kita itu ngebahas ini loh, isu-isu pelajar yang ada saat ini gitu. Jadi enggak cuman sekedar kaderisasi, tapi banyak banget ngangkat isu mungkin ekologi dan lain-lain," ujar Aisyah.

Dengan cara ini, IPM ingin menemani dan membimbing para pelajar agar bisa tumbuh menjadi generasi yang punya karakter kuat sekaligus produktif. Untuk menjawab kebutuhan anak muda yang ingin punya keahlian tambahan di luar kelas, PD IPM Samarinda juga menggelar pelatihan desain grafis. Di samping mengasah keterampilan dan wawasan, sisi spiritual juga tidak dilupakan oleh IPM.

Sebagai organisasi berbasis Islam, menjaga benteng iman para pelajar adalah hal yang utama. Karena itu, IPM juga pernah menggelar seminar keagamaan. "Kalau paling update nih di pimpinan pusat itu ada namanya IPM Kids. Jadi anak-anak SD itu sudah kita ajarkan mulai berorganisasi. Jadi kita kasih basic-basicnya dulu tuh di sini," ujar Aisyah.

Melalui kegiatan ini, anak-anak usia Sekolah Dasar (SD) akan mulai diajak mengenal dasar-dasar organisasi lewat metode bermain dan belajar yang menyenangkan. Ke depannya, IPM Samarinda berharap organisasi ini akan semakin membuka peluang, baik untuk anak sekolah Muhammadiyah maupun anak sekolah negeri, agar bisa sama-sama tumbuh jadi generasi hebat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....