Komunitas Penikmat Anggrek Kutai Barat Makin Aktif
- 19 Apr 2025 06:50 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda : Keindahan dan kekayaan hayati anggrek di Kutai Barat menjadi sorotan utama dalam program Obrolan Komunitas Pro 1 RRI Samarinda yang ditayangkan pada Selasa, (8/4/2025). Acara ini menghadirkan dialog menarik bertema "Potensi Penikmat Anggrek di Kutai Barat", menghadirkan dua narasumber dari Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI).
Hadir sebagai narasumber adalah M.E. Widayati Handayani, S.E.Akt., selaku Wakil Ketua PAI Kutai Barat, serta Atik Distriyati, S.Psi, dari Seksi Pendidikan dan Pelatihan PAI Kalimantan Timur. Dalam dialog yang berlangsung hangat dan informatif ini, keduanya mengulas berbagai aspek terkait keberadaan anggrek di Kutai Barat, mulai dari potensi keanekaragaman hayati hingga peran komunitas dalam pelestarian dan pengembangan anggrek sebagai identitas daerah.
“Kalimantan Timur, khususnya Kutai Barat, menyimpan banyak jenis anggrek yang belum banyak dikenal publik. Ini bukan hanya soal estetika, tapi juga peluang ekonomi dan edukasi,” ujar M.E. Widayati.
Sementara itu, Atik Distriyati menekankan pentingnya pendidikan masyarakat dalam menjaga kelestarian anggrek lokal. Ia menyampaikan bahwa upaya pelestarian harus dimulai dari pemahaman sejak dini, termasuk melalui kegiatan pelatihan, edukasi komunitas, dan keterlibatan generasi muda.
“Anggrek bukan hanya tanaman hias, tapi juga cerminan budaya dan identitas lokal. Melalui program pendidikan dan pelatihan, kami ingin membangun kesadaran masyarakat bahwa menjaga alam bisa dimulai dari rumah sendiri,” ujarnya.
Program ini juga menyoroti kiprah komunitas pencinta anggrek di Kutai Barat yang secara aktif membudidayakan dan mempopulerkan anggrek sebagai bagian dari kekayaan daerah. Selain itu, dibahas pula tantangan yang dihadapi, seperti degradasi habitat, perdagangan ilegal anggrek liar, hingga keterbatasan fasilitas pendukung konservasi.
Antusiasme masyarakat terhadap siaran ini cukup tinggi, terbukti dari banyaknya pertanyaan yang masuk dari pendengar selama siaran berlangsung. Beberapa pendengar juga menyampaikan ketertarikan mereka untuk ikut serta dalam kegiatan komunitas pencinta anggrek.
Melalui program ini, RRI Samarinda berharap dapat turut memperkuat sinergi antara komunitas, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga serta mengembangkan potensi anggrek di Kalimantan Timur, khususnya di wilayah Kutai Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....