Samarinda Read Aloud Gaungkan Gerakan Membaca Menyenangkan
- 04 Apr 2025 08:49 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda : Minat baca masyarakat Kalimantan Timur masih tergolong rendah. Kurangnya akses terhadap bahan bacaan serta budaya literasi yang belum kuat menjadi tantangan tersendiri.
Minat baca masyarakat Kaltim masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian. Berdasarkan data, tingkat literasi di daerah ini masih tertinggal dibandingkan beberapa provinsi lain. Menurut Koordinator Divisi Program Media Sosial Samarinda Read Aloud, Ruri Diana Putranti, salah satu penyebab rendahnya minat baca adalah kurangnya kebiasaan membaca sejak dini.
"Budaya membaca harus ditanamkan sejak kecil. Jika anak-anak terbiasa mendengar cerita dari buku dan melihat orang tua membaca, mereka akan menganggap membaca sebagai aktivitas yang menyenangkan. Namun, saat ini kebiasaan membaca masih kalah dengan hiburan digital yang lebih menarik perhatian," kata Ruri kepada rri.co.id Kamis (3/4/2025).
Untuk mengatasi masalah ini, berbagai komunitas literasi di Kaltim terus berupaya membangun ekosistem membaca, mulai dari menghadirkan taman baca, mengadakan gerakan membaca bersama, hingga mendistribusikan buku ke daerah terpencil.
"Namun, dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat, tetap diperlukan agar upaya ini bisa berkelanjutan," katanya.
Diharapkan, dengan kolaborasi yang lebih luas, masyarakat Kaltim bisa menjadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....