Minat Baca Anak Terkendala Harga Buku Mahal
- 04 Apr 2025 08:12 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda : Hari Buku Anak Sedunia yang diperingati setiap tanggal 2 April kembali menjadi momentum untuk menumbuhkan minat baca pada anak-anak. Di berbagai daerah, kegiatan literasi digelar untuk menarik perhatian generasi muda terhadap pentingnya membaca. Namun, tantangan dalam memperkenalkan buku kepada anak-anak masih menjadi perhatian utama.
Salah satu kendala yang dihadapi adalah harga buku yang masih tergolong mahal bagi sebagian masyarakat. Selain itu, tidak semua perpustakaan atau pojok baca menyediakan koleksi buku anak yang lengkap dan menarik. Kondisi ini membuat banyak anak kesulitan mengakses bacaan yang berkualitas.
Ariyanto, warga Kabupaten Kutai Barat (Kubar), menyoroti pentingnya peran pemerintah daerah dalam meningkatkan akses bacaan bagi anak-anak.
"Buku anak-anak apalagi yang bagus itu harganya bisa ratusan ribu. Di tempat penjualan buku biasanya harga yang mahal diberi plastik jadi tidak bisa dibaca kalau tidak beli," katanya dikutip Jumat (4/4/2025).
Ia berharap ada lebih banyak inisiatif untuk menghadirkan buku-buku berkualitas dengan harga terjangkau serta memperbanyak perpustakaan atau taman baca di lingkungan masyarakat.
Menurutnya, anak-anak perlu didorong untuk mencintai buku sejak dini, dan hal ini bisa dilakukan dengan menyediakan bacaan yang sesuai dengan usia mereka. “Jika buku tersedia dalam jumlah cukup dan menarik, anak-anak pasti lebih tertarik membaca,” ujarnya.
Peringatan Hari Buku Anak Sedunia tahun ini diharapkan dapat menjadi pemicu bagi pemerintah, sekolah, dan komunitas literasi untuk semakin memperhatikan kebutuhan bacaan anak-anak. Dengan akses yang lebih luas dan harga buku yang lebih terjangkau, minat baca anak-anak di Indonesia bisa terus berkembang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....