Lima Tempat Wisata Augmented Reality di Indonesia

  • 01 Feb 2025 10:22 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda: Indonesia dikenal kaya akan beragam pilihan destinasi wisata yang indah, menarik, dan menakjubkan, sarat dengan nilai sejarah, seni, dan budaya.

Banyak destinasi wisata yang terus berinovasi agar pengunjungnya mendapat ilmu dan pengalaman tambahan tanpa harus beranjak dari tempatnya. Salah satunya menggunakan Augmented Reality (AR) atau realitas bertambah.

Dengan Augmented Reality, pengunjung bisa pergi ke tempat lain, bahkan ke masa lampau, untuk merasakan suasana pada waktu itu. Berikut ini adalah lima destinasi wisata yang indah yang mengadopsi teknologi Augmented Reality untuk memberikan pengalaman yang unik dan menarik sebagai salah satu instrumen berwisata, melansir dari laman kemenpar.go.id:

1. Monumen Nasional (Monas), Jakarta

Monumen Nasional (Monas), yang juga disebut Museum Gajah, kini memungkinkan pengunjung untuk menjelajahi sejarah perjuangan bangsa Indonesia melalui teknologi Augmented Reality. Teknologi ini memperkaya pengalaman pengunjung dalam menjelajahi koleksi-koleksi bersejarah.

2. Raja Ampat (Papua Barat)

Dikenal dengan keindahan alam bawah lautnya, Raja Ampat mulai menerapkan teknologi AR untuk memperkenalkan kekayaan alam lautnya dengan cara yang lebih interaktif. Wisatawan dapat melihat informasi tentang berbagai macam ikan, terumbu karang, dan keanekaragaman hayati lainnya yang berada di kawasan tersebut. Ini tidak sekadar menawarkan pengalaman snorkeling atau diving, tetapi juga memberikan edukasi tentang pentingnya pelestarian laut.

3. Galeri Nasional Indonesia, Jakarta

Pameran seni di Galeri Nasional menjadi lebih interaktif dengan Augmented Reality. Teknologi ini memanjakan pengunjung dengan informasi tambahan tentang karya seni, seperti cerita di balik lukisan, teknik pembuatan, hingga simulasi tiga dimensi. Ini akan menjadikan perjalanan di kawasan ini lebih edukatif dan menarik.

4. Agung Rai Museum of Art, Bali

Agung Rai Museum of Art di Ubud, Bali, merupakan salah satu museum seni terkemuka di Indonesia yang menampilkan berbagai koleksi seni tradisional dan kontemporer. Pengunjung dapat menggunakan Augmented Reality untuk memahami konteks budaya dan filosofi di balik seni Bali tradisional. Mereka dapat mengetahui teknik seni, makna filosofis, dan sejarah di balik lukisan atau patung. Wisatawan bisa melihat detail lebih lanjut perubahan dalam gaya lukisan atau sejarah budaya Bali yang dipresentasikan secara lebih visual dan menarik.

5. Candi Borobudur, Jawa Tengah

Candi Borobudur, sebagai salah satu situs warisan dunia UNESCO, telah memanfaatkan Augmented Reality untuk memberikan tur virtual kepada pengunjung agar dapat melihat ilustrasi visual detail mengenai cerita yang terkandung dalam relief candi. Penjelasan animasi, seperti kisah-kisah Buddha dan ajarannya, membuat pengunjung lebih mudah memahami sejarah dan simbolisme yang ada di candi megah ini. Teknologi ini juga memberikan gambaran tentang bagaimana Candi Borobudur dibangun dan digunakan pada masa kejayaannya.

Dengan adanya teknologi Augmented Reality, tak diragukan lagi bahwa pengalaman wisata di Indonesia akan menjadi lebih menarik dan memikat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....