The Odyssey Raih Rekor Baru, Kalahkan The Dark Knight Rises jadi Film Termahal Nolan
- 10 Agt 2026 14:19 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - The Odyssey kembali mencatatkan pencapaian besar di industri perfilman Hollywood. Film terbaru karya Christopher Nolan tersebut kini menjadi film dengan biaya produksi tertinggi sepanjang karier sang sutradara. Dengan anggaran produksi yang dilaporkan mencapai US$250 juta, The Odyssey melampaui rekor sebelumnya yang dipegang The Dark Knight Rises.
Rekor tersebut semakin menarik karena The Dark Knight Rises selama bertahun-tahun dikenal sebagai proyek paling mahal Christopher Nolan. Dikutip dari The Numbers, film penutup trilogi Batman yang dirilis pada 2012 itu memiliki biaya produksi sekitar US$230 juta setelah memperhitungkan insentif pajak, meskipun estimasi biaya kotor produksinya berada di kisaran US$250 juta hingga US$300 juta. Data The Numbers juga mencatat anggaran produksi The Dark Knight Rises sekitar US$230 juta.
Sementara itu, The Odyssey hadir dengan skala produksi yang jauh lebih besar. Associated Press melaporkan bahwa film tersebut menghabiskan biaya produksi sekitar US$250 juta. Film ini juga dibuat dengan pendekatan produksi ambisius, termasuk penggunaan sekitar 2,1 juta kaki film IMAX 70 mm. Proses pengambilan gambar berlangsung selama 91 hari di enam negara, sehingga tidak mengherankan jika proyek ini menjadi salah satu film paling besar dalam karier Nolan.
Diberitakan Variety Australia, besarnya anggaran The Odyssey juga berkaitan dengan keputusan Nolan untuk menghadirkan kisah epik Homeros ke layar lebar dalam skala spektakuler. Film ini dibintangi Matt Damon sebagai Odiseus, dengan Tom Holland, Anne Hathaway, Zendaya, Robert Pattinson, Lupita Nyong’o, dan sejumlah aktor ternama lainnya. Ceritanya mengikuti perjalanan panjang Odiseus untuk kembali ke Ithaka setelah Perang Troya. Variety mencatat film ini memiliki anggaran produksi US$250 juta dan menjadi film pertama Nolan yang sepenuhnya direkam menggunakan kamera IMAX.
Menariknya, biaya produksi besar tersebut tampaknya sebanding dengan respons penonton. Pada pekan pembukaannya, The Odyssey meraih US$264,1 juta secara global, sekaligus menjadi pembukaan terbesar sepanjang karier Christopher Nolan. Pencapaian tersebut mengungguli The Dark Knight Rises yang sebelumnya mencatat pembukaan global sekitar US$249 juta. Angka ini menunjukkan bahwa The Odyssey mampu menarik perhatian penonton meskipun bukan bagian dari waralaba superhero atau waralaba film yang sudah mapan.
Kesuksesan The Odyssey kemudian terus berlanjut setelah pekan pembuka. Pada awal Agustus 2026, film tersebut telah menembus US$1,1 miliar di box office global dan menjadi film terlaris sepanjang karier Christopher Nolan, mengungguli The Dark Knight Rises dan The Dark Knight. Associated Press juga melaporkan bahwa The Odyssey telah menghasilkan US$147,3 juta di bioskop IMAX Amerika Utara, sebuah rekor baru untuk pendapatan IMAX domestik.
Pencapaian tersebut membuat rekor The Odyssey menjadi semakin istimewa. Film ini bukan hanya menjadi film termahal Christopher Nolan, tetapi juga berhasil membuktikan bahwa proyek orisinal atau adaptasi karya klasik dengan skala besar masih mampu menjadi magnet utama di bioskop. Keputusan Nolan mempertahankan pengalaman layar lebar dan memaksimalkan format IMAX terbukti memberikan daya tarik komersial yang kuat. Bahkan, pada dua pekan pertama, The Odyssey telah meraup sekitar US$639,6 juta secara global, termasuk US$140 juta dari IMAX.
Dengan capaian tersebut, The Odyssey menegaskan posisi Christopher Nolan sebagai salah satu sutradara paling berpengaruh sekaligus paling bankabel di Hollywood. Setelah kesuksesan Oppenheimer pada 2023, Nolan kembali mendapatkan kepercayaan untuk menggarap proyek dengan anggaran sangat besar. The Odyssey menunjukkan bahwa investasi sebesar US$250 juta dapat menghasilkan fenomena box office ketika dipadukan dengan nama besar sutradara, cerita klasik yang dikenal lintas generasi, jajaran pemeran papan atas, serta pengalaman sinematik yang dirancang khusus untuk layar lebar.
Pada akhirnya, rekor The Odyssey sebagai film termahal Christopher Nolan bukan sekadar persoalan angka anggaran produksi. Rekor tersebut mencerminkan ambisi Nolan untuk membawa kisah epik Homeros ke tingkat visual yang belum pernah ia capai sebelumnya. Jika performa box office terus bertahan, The Odyssey berpotensi memperlebar jarak dengan film-film Nolan sebelumnya sekaligus menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan perfilman blockbuster pada 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....