Ray Shabir Debut lewat Falling, Kisahkan Kebiasaan Jatuh Cinta
- 10 Agt 2026 08:30 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Penyanyi, pencipta lagu sekaligus penyair asal Jakarta, Ray Shabir, resmi memulai perjalanan musiknya melalui single debut berjudul "Falling" yang dirilis pada Jumat 7 Agustus 2026. Meski menjadi lagu pertama yang dirilis secara resmi, karya ini bukanlah pengalaman pertama Ray dalam menulis.
Sebagai penulis yang telah menerbitkan karya-karyanya, Ray membawa pendekatan puitis ke dalam musik dengan karakter yang intim, presisi, dan jujur. Musik sebenarnya telah lama menjadi bagian dari pertimbangannya, tetapi baru kali ini ia memutuskan untuk benar-benar menekuninya sebagai bagian dari perjalanan kreatif.
"Falling" mengangkat pengalaman tentang kebiasaan jatuh cinta yang terjadi berulang kali hingga membentuk sebuah siklus. Lagu ini menggambarkan bagaimana seseorang dapat terus terjebak dalam perasaan yang sama, terutama ketika menganggap cinta sebagai sesuatu yang mampu menyelamatkan diri dari persoalan pribadi.
"Bagiku, jatuh cinta dulu selalu identik dengan jatuh berantakan, berpikir bahwa cinta bisa menyelamatkanmu, padahal justru sebaliknya ketika kamu tidak terlalu menyukai dirimu sendiri," ujar Ray Shabir.
Kesadaran terhadap pola tersebut menjadi titik awal terciptanya "Falling". Ray menyadari bahwa dirinya berulang kali terjebak dalam pola jatuh cinta yang sama, kemudian mengubah pengalaman tersebut menjadi sebuah karya yang personal sekaligus reflektif.
Secara musikal, "Falling" berada di persimpangan antara alternative rock dan penulisan lagu bernuansa sastrawi. Lagu ini tetap menghadirkan hook yang mudah melekat, tetapi dibangun dengan energi yang terus berkembang dari awal hingga akhir.
Single ini diproduseri oleh Bradley Kustiono dari Patras. Proses produksinya berlangsung relatif singkat. Ray mengirimkan voice note berisi ide awal lagu, kemudian keduanya membangun aransemen dalam hitungan jam sebelum Ray menyelesaikan bagian liriknya.
"Aku mengirim voice note lagu ini, dan kami membangunnya hanya dalam beberapa jam sebelum aku menulis liriknya," ungkap Ray mengenai proses kreatif "Falling".
Dari sisi aransemen, bagian verse menghadirkan energi yang terasa dekat dan intens, sebelum berkembang menuju chorus yang lebih emosional. Momentum tersebut terus meningkat sepanjang lagu, menciptakan rasa urgensi yang menjadi salah satu karakter utama debut Ray Shabir.
Melalui "Falling", Ray tidak memilih pendekatan yang perlahan dalam memperkenalkan dirinya sebagai musisi. Ia justru langsung membawa pendengar masuk ke dalam cerita dan pergulatan personal yang menjadi dasar karya pertamanya.
"Falling" kini telah tersedia di seluruh platform streaming mulai 7 Agustus 2026. Single ini menjadi langkah awal Ray Shabir dalam mempertemukan dunia kepenulisan, puisi, dan musik melalui karya yang personal serta penuh eksplorasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....