COLORCODE Akhiri Hiatus, "Submerge" dan "Trauma Response" Jadi Awal Perjalanan Baru

  • 05 Agt 2026 07:07 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Ada kalanya sebuah band memilih berhenti sejenak bukan karena kehilangan arah, melainkan untuk menemukan kembali alasan mereka bermusik. Begitulah perjalanan COLORCODE. Setelah hampir satu tahun menghilang dari panggung musik justru menjadi ruang untuk menyusun kembali kepingan cerita yang sempat tercerai. Kini, band pop punk asal Yogyakarta itu resmi kembali dengan dua single baru, Submerge dan Trauma Response, sebagai penanda dimulainya babak baru perjalanan mereka.

Dilansir dari unggahan resmi COLORCODE, comeback kali ini tidak hanya ditandai dengan hadirnya karya baru. Momen tersebut juga menjadi titik balik bagi band dengan kembalinya sang vokalis, Ichsan, sehingga COLORCODE kembali berdiri dengan formasi yang utuh. Kehadiran kembali formasi tersebut menjadi awal dari perjalanan baru yang telah lama dinantikan para pendengar.

Alih-alih menjadikan masa vakum sebagai cerita yang harus dilupakan, COLORCODE justru mengubah pengalaman tersebut menjadi bahan bakar dalam proses kreatif mereka. Luka, dinamika, dan berbagai pengalaman yang sempat mereka lalui diterjemahkan menjadi karya yang lebih jujur, sekaligus memperlihatkan sisi emosional band yang selama ini menjadi kekuatan dalam setiap rilisan mereka.

Melalui "Trauma Response", COLORCODE menghadirkan energi pop punk yang meledak-ledak dengan lirik yang menggambarkan respons seseorang saat berhadapan dengan tekanan dan kecemasan. Di sisi lain, "Submerge" tampil sebagai penyeimbang dengan nuansa yang lebih reflektif, mengangkat tema tentang menerima keadaan, melepaskan beban masa lalu, dan keberanian untuk melangkah ke depan.

Kedua lagu tersebut menjadi pembuka menuju album baru yang tengah dipersiapkan COLORCODE bersama Eclipse Time Records. Perilisan ini sekaligus memberikan gambaran mengenai arah musikal yang akan mereka eksplorasi, tetap mempertahankan identitas yang telah melekat pada nama COLORCODE, namun dengan pendekatan yang terasa lebih matang dan penuh kedewasaan.

Bagi para pendengar lama, comeback ini menjadi jawaban atas penantian yang telah berlangsung cukup lama. Sementara bagi mereka yang baru mengenal COLORCODE, "Submerge" dan "Trauma Response" menjadi pintu masuk untuk menikmati karakter musik band yang dikenal sebagai salah satu nama yang konsisten mewarnai skena pop punk Indonesia.

Kehadiran dua single tersebut juga menegaskan bahwa masa vakum bukanlah akhir dari perjalanan COLORCODE. Tak semua jeda berarti perpisahan. Sebaliknya, jeda itu menjadi ruang bagi mereka untuk kembali mengenal diri sendiri, memperkuat ikatan antarpersonel, dan menghadirkan karya yang lahir dari pengalaman yang benar-benar mereka rasakan.

Melalui comeback ini, COLORCODE membuktikan bahwa perjalanan sebuah band tidak selalu berjalan lurus. Ada masa untuk berhenti, ada waktu untuk berbenah, dan ada saatnya kembali dengan keyakinan yang lebih kuat. "Submerge" dan "Trauma Response" pun menjadi langkah pertama menuju fase baru yang bukan hanya mengobati kerinduan para penggemar, tetapi juga membuka harapan besar terhadap album baru yang akan segera mereka hadirkan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....