Resensi Drama China Never Ending Summer : Kisah Cinta, Pengorbanan, dan Kesempatan

  • 26 Jun 2026 07:29 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Never-Ending Summer (2026) merupakan drama China bergenre romansa, coming-of-age, dan melodrama yang mengangkat kisah tentang cinta, pengorbanan, serta proses pendewasaan. Drama ini dibintangi Bao Shang'en dan Daniel Zhou, serta mengisahkan perjalanan dua anak muda yang dipertemukan oleh keadaan hidup yang sulit sebelum akhirnya dipisahkan oleh waktu dan dipertemukan kembali di masa dewasa. Menurut iQIYI, serial ini terdiri dari 29 episode dan berfokus pada kisah Zhou Wan serta Lu Xi Xiao yang harus menghadapi berbagai ujian dalam hubungan mereka.

Cerita berpusat pada Zhou Wan, seorang siswi berprestasi yang hidup sederhana bersama neneknya. Demi membantu biaya pengobatan sang nenek, ia terpaksa mendekati Lu Xi Xiao, pemuda yang dikenal pemberontak namun sebenarnya menyimpan kepedulian yang besar. Hubungan yang awalnya didasari kepentingan perlahan berkembang menjadi cinta yang tulus. Namun, berbagai kesalahpahaman dan tekanan hidup membuat keduanya harus berpisah selama beberapa tahun sebelum bertemu kembali sebagai orang yang telah lebih dewasa.

Salah satu kekuatan utama Never-Ending Summer terletak pada pengembangan karakter yang realistis. Zhou Wan digambarkan sebagai sosok perempuan yang mandiri, bertanggung jawab, dan rela berkorban demi keluarganya. Sementara itu dari MyDramaList.com, Karakter Lu Xi Xiao mengalami perubahan karakter yang signifikan dari remaja yang keras kepala menjadi pria yang lebih matang dan penuh empati. Perkembangan karakter tersebut membuat penonton lebih mudah memahami motivasi dan konflik yang dialami masing-masing tokoh.

Dari sisi akting, Bao Shang'en dan Daniel Zhou berhasil membangun chemistry yang kuat sehingga hubungan kedua tokoh utama terasa alami dan emosional. Adegan-adegan romantis maupun konflik mampu disampaikan dengan ekspresi yang meyakinkan tanpa terkesan berlebihan. Penampilan para pemeran pendukung juga memberikan kontribusi yang baik dalam memperkuat konflik keluarga maupun persahabatan yang menjadi bagian penting dalam cerita.

Keunggulan lain drama ini terlihat pada kualitas sinematografi yang menghadirkan nuansa musim panas dengan pencahayaan hangat serta komposisi gambar yang indah. Penggunaan warna-warna lembut dipadukan dengan musik latar yang emosional berhasil menciptakan suasana romantis sekaligus melankolis. Unsur visual tersebut menjadi salah satu daya tarik yang membuat penonton semakin larut dalam perjalanan emosional para tokohnya.

Meskipun memiliki banyak kelebihan, Never-Ending Summer juga memiliki beberapa kekurangan. Tempo cerita pada bagian pertengahan terasa cukup lambat karena beberapa konflik dibangun melalui kesalahpahaman yang berlangsung cukup lama. Bagi sebagian penonton, pola konflik tersebut dapat terasa berulang sehingga mengurangi intensitas cerita. Meski demikian, penyelesaian konflik pada akhir cerita mampu memberikan penutup yang memuaskan dan sesuai dengan perkembangan karakter para tokohnya.

Secara keseluruhan, Never-Ending Summer merupakan drama romantis yang tidak hanya menyajikan kisah cinta, tetapi juga mengangkat tema tentang keluarga, pengorbanan, kesempatan kedua, dan proses pendewasaan. Dengan alur yang emosional, karakter yang berkembang secara konsisten, serta kualitas visual yang baik, drama ini layak menjadi salah satu tontonan bagi pencinta drama romantis. (Mayang)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....