Contest D1 Bahagia Beri Ruang Anak Muda Kembangkan Potensi Musik

  • 14 Mei 2026 14:09 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Suasana meriah dan penuh semangat mewarnai pelaksanaan kontes karaoke dangdut bertajuk “Contest D1 Bahagia” yang berlangsung di Cafe Bahagia, Jalan Perjuangan Gerilya RT 104, Sungai Pinang Dalam, Samarinda, sejak 10 hingga 13 Mei 2026.

Ajang pencarian bakat tersebut berhasil menarik perhatian masyarakat dan pecinta dangdut di Samarinda. Sebanyak 45 peserta ambil bagian dalam perlombaan yang digelar selama empat hari itu, mulai dari babak penyisihan hingga malam final.

Ketua Panitia, Emma, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai sarana hiburan sekaligus wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat bernyanyi dangdut.

“Ini kegiatan lomba karaoke agar memperkenalkan kafe yang baru buka supaya masyarakat tahu. Kami juga ingin mengajak anak-anak muda yang punya bakat bernyanyi untuk tampil dan berkembang,” ujarnya.

Menurutnya, potensi penyanyi muda di Samarinda sangat besar dan perlu mendapatkan ruang untuk menunjukkan kemampuan mereka. Ia menilai, banyak peserta muda yang tampil percaya diri dengan kualitas vokal yang menjanjikan.

“Banyak peserta yang masih muda, umur 13 sampai 14 tahun, tetapi suaranya bagus-bagus dan potensial. Harapannya mereka bisa menjadi kebanggaan Samarinda dan Kalimantan Timur,” katanya.

Selama tiga hari babak penyisihan, peserta bersaing ketat untuk memperebutkan posisi menuju grand final. Dari total peserta, hanya 15 orang terbaik yang berhasil melaju ke malam puncak penentuan juara.

Salah satu dewan juri Lutfi Yusran dan Bunda Emma selaku Ketua Panitia Pelaksana saat diwawancara. (Foto : RRI/Dedi)

Salah satu Dewan Juri bidang teknik vokal, Lutfi Yusran, mengaku dewan juri menghadapi tantangan besar dalam menentukan pemenang karena seluruh finalis memiliki kualitas penampilan yang sangat baik.

“Empat hari berturut-turut kami melihat peserta yang memang berbakat. Mereka punya karakter vokal masing-masing, jadi kesulitannya adalah menentukan siapa yang terbaik diantara mereka,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penilaian final dilakukan dengan sangat detail, mulai dari teknik vokal, penghayatan lagu, hingga penampilan di panggung. Menurutnya, peserta yang menjadi juara utama merupakan peserta yang paling minim melakukan kesalahan.

“Yang juara satu itu paling sedikit memiliki catatan dari dewan juri. Sedangkan peserta lain juga bagus, hanya ada beberapa kekurangan kecil yang menjadi bahan penilaian,” katanya.

Lutfi juga berpesan kepada peserta yang belum berhasil meraih juara agar tidak berkecil hati dan terus mengikuti kompetisi serupa untuk menambah pengalaman dan meningkatkan kualitas diri.

“Jangan menyerah kalau belum menang, karena pengalaman itu sangat penting. Semakin sering ikut lomba, mental dan kemampuan juga semakin terasah,” ujarnya.

Penampilan Aisyah yang berhasil meraih juara 1 dalam Contest D1 Bahagia mengalahkan 14 finalis lainnya. (Foto : RRI/Dedi)

Dalam ajang tersebut, Juara 1 berhasil diraih Aisyah, disusul Januari sebagai Juara 2 dan Tiara sebagai Juara 3. Kategori Harapan 1 diraih Eka Alif, Harapan 2 Salniah, dan Harapan 3 Muna B.

Untuk kategori Favorit, penghargaan diberikan kepada Fhira Ananda dan Aliyah. Sedangkan kategori Heboh dimenangkan Suparman untuk pria dan Asih untuk wanita. Pada kategori Berbakat, penghargaan diberikan kepada Laila, Sabrina, Feby, Ridho, Tina, Delsi, dan Amelia.

Melalui kegiatan tersebut, panitia berharap “Contest D1 Bahagia” dapat menjadi agenda rutin tahunan yang mampu melahirkan penyanyi dangdut berbakat dari Samarinda menuju ajang yang lebih besar di tingkat regional maupun nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....