Hutan Kata, Warna Baru Musik Indie Tenggarong
- 17 Mar 2026 09:20 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Tenggarong bukan hanya sekadar kota bersejarah, namun juga ruang bagi para seniman muda untuk melahirkan karya-karya terbaiknya. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Hutan Kata, sebuah unit indie pop yang hadir di belantika musik lokal.
Terbentuk secara resmi pada penghujung tahun 2024, band ini digawangi oleh Muhammad Arif (vokal/gitar), Tamar Yandi (keyboard/lirik), dan Sandy (bassis/aransemen). Pertemuan mereka terbilang unik, bermula dari sebuah indekos di Jalan AW Syahrani. Dari obrolan santai di kesibukan semester akhir, Arif dan Yandi sepakat untuk menyatukan visi bermusik mereka.
Nama Hutan Kata dipilih bukan tanpa alasan yang mendalam. Tamar Yandi, sang penulis lirik, menjelaskan nama tersebut merupakan representasi dari kecintaan mereka terhadap diksi yang indah.
"Kami sepakat kenapa Hutan Kata, karena kami menyukai diksi-diksi. Hutan itu kan sesuatu yang luas, tempat atau lingkungan yang bagus. Jadi Hutan Kata bisa dikatakan representasi dari kata-kata yang indah di sebuah tempat yang tepat," ungkap Yandi, dikutip 17 Maret 2026.
Dalam hal musikalitas, Hutan Kata memilih jalur indie pop sebagai genre karya mereka. Mereka tidak menutup diri dari berbagai pengaruh genre lain untuk menciptakan warna yang segar. Sandy sebagai bassis, kerap memasukkan unsur folk dan country ke dalam aransemen mereka agar terdengar berbeda dari band lainnya.
Referensi musik mereka pun cukup beragam, mulai dari musisi nasional hingga internasional. Arif dan Yandi banyak terinspirasi oleh gaya penulisan lirik Sal Priadi yang mampu meromantisasi hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, Sandy lebih banyak berkiblat pada musisi luar seperti Caroline Jones dalam mengolah komposisi instrumen.
Perjalanan Hutan Kata resmi dimulai lewat debut manis pada 24 Desember 2024 dengan merilis lagu berjudul Kumala. Lagu tersebut menjadi bagian dari proyek kompilasi album kolektif yang melibatkan talenta-talenta berbakat dari Kabupaten Kutai Kartanegara. Langkah awal ini menjadi bukti bahwa keterbatasan ruang gerak bukan penghalang untuk terus berkarya.
Hutan Kata berharap karya mereka bisa semakin dikenal dan dinikmati masyarakat. Dengan komitmen pada lirik dan aransemen yang apik, band asal Tenggarong ini siap mengukir jejak di panggung musik Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....