Nowela Rilis MAMAE untuk Papua

  • 28 Feb 2026 20:03 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Penyanyi dan penulis lagu Nowela Mikhelia kembali merilis singel terbarunya berjudul “MAMAE”, sebuah karya yang lahir dari kecintaan mendalam terhadap tanah kelahirannya, Papua. Lagu ini menjadi pernyataan personal sekaligus perayaan atas alam, budaya, dan masyarakat Papua yang pantang menyerah.

“MAMAE” pertama kali tercipta dalam sebuah lokakarya pada 2023 dan menjadi lagu pertama yang ditulis Nowela sebelum “Bertahan” dan “Back To You”. Lagu ini berangkat dari rasa cinta yang tulus terhadap Papua dan berbagai realitas yang ia lihat serta rasakan sejak kecil. “Lagu ini tercipta karena kecintaan saya sama Papua. Tentang orangnya, masyarakatnya yang pantang menyerah, dan banyak hal yang terjadi di sana,” ujar Nowela.

Judul “MAMAE” diambil dari ekspresi khas dalam bahasa sehari-hari di Papua yang digunakan untuk menunjukkan rasa kagum atau keterkejutan. Pemilihan kata tersebut menjadi representasi emosi utama dalam lagu sekaligus ungkapan jatuh cinta terhadap tanah kelahiran. “Mamae itu ekspresi kekaguman. Kata ini ada di reff dan menunjukkan bahwa hati saya benar-benar jatuh cinta sama Papua,” jelasnya.

Secara personal, lagu ini merekam memori masa kecil Nowela yang tumbuh besar di Papua. Liriknya menggambarkan kedekatannya dengan alam sejak kecil, seperti berlari di hutan, bermain di sungai, hingga kekayaan alam yang tersirat dalam kalimat “emas di bawah kaki kami di Papua”. “Liriknya benar-benar menceritakan apa yang saya alami waktu kecil. Papua itu indah, bukan cuma alamnya, tapi juga masyarakatnya yang punya hati tulus,” kata Nowela.

Nuansa musik “MAMAE” dibalut aransemen tropikal yang hangat sehingga menghadirkan atmosfer yang membawa pendengar seolah berada di pesisir Papua. Pendekatan musikal ini memperkuat pesan cinta dan kekaguman yang ingin disampaikan melalui setiap bait lagu.

Meski kini menetap di luar Papua, keterikatan emosional Nowela terhadap tanah kelahirannya tetap kuat. “Papua itu seperti darah yang mengalir di tubuh saya. Itu identitas dan rasa syukur saya kepada Tuhan,” tuturnya. Konsistensi mengangkat tema Papua dalam lima tahun terakhir menjadi pernyataan personal sekaligus artistik dalam perjalanan kariernya.

Proses penulisan “MAMAE” juga menjadi pengalaman yang berkesan. Lagu ini ditulis bersama Kaleb J dan Belanegara Abe dan mengalir dengan cepat dalam satu kali pertemuan. “Ini lagu yang paling cepat saya tulis. Dalam satu kali pertemuan, liriknya langsung selesai karena memang berdasarkan rasa cinta saya sama Papua,” ujar Nowela.

Melalui “MAMAE”, Nowela berharap semakin banyak orang mengenal keindahan Papua, mulai dari alam, budaya, hingga masyarakatnya yang mencintai dan memperjuangkan tanahnya. Lagu ini menjadi undangan terbuka untuk melihat Papua dengan lebih dekat dan penuh rasa hormat. Singel “MAMAE” kini telah tersedia di berbagai platform pemutaran digital di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....