Resensi Film: Misteri Detektif Benoit Blanc dalam 'GLASS ONION'

  • 25 Feb 2026 08:23 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Aktor Daniel Craig kembali memerankan detektif eksentrik Benoit Blanc dalam film sekuel produksi Netflix yang berjudul Glass Onion: A Knives Out Mystery.

Melansir laporan Variety asal Amerika Serikat, film arahan sutradara Rian Johnson ini merupakan bagian dari kesepakatan hak siar senilai 450 juta dolar AS. Setelah penayangan terbatas di bioskop, film ini resmi dirilis secara global di platform digital pada 23 Desember 2022.

Glass Onion: A Knives Out Mystery menyajikan premis tentang undangan misterius seorang miliarder teknologi, Miles Bron, kepada rekan-rekannya di sebuah pulau pribadi di Yunani. Dalam wawancara bersama The Hollywood Reporter, Rian Johnson menjelaskan bahwa ia ingin mengeksplorasi genre 'whodunnit' dengan pendekatan yang lebih modern dan satir.

Menurut data agregator Rotten Tomatoes, film ini berhasil meraih skor kritikus (Tomatometer) sebesar 92% berdasarkan ratusan ulasan profesional. Sementara itu, skor penonton (Audience Score) tercatat stabil di angka 92%, yang menunjukkan tingkat kepuasan tinggi dari audiens global.

Data dari Metacritic memberikan nilai rata-rata 81/100, yang mengategorikan film ini sebagai 'Must-See' atau wajib tonton melalui konsensus kritikus internasional. Pujian utama diarahkan pada penulisan naskah yang dianggap cerdas serta performa ansambel para pemerannya.

Secara komersial, Glass Onion: A Knives Out Mystery mencatatkan performa gemilang dengan akumulasi 209,4 juta jam tayang dalam 10 hari pertama perilisannya. Melansir data resmi Netflix, film ini sempat menduduki peringkat pertama dalam daftar film paling banyak ditonton di 93 negara.

Aspek produksi film ini melibatkan sinematografer Steve Yedlin yang memberikan visual kontras antara kemewahan Yunani dan ketegangan plot. Selain Daniel Craig, film ini didukung oleh aktor papan atas seperti Edward Norton, Janelle Monáe, Kathryn Hahn, dan Dave Bautista.

Analisis tematik dalam film ini menyoroti isu ketimpangan kelas dan kritik terhadap budaya pemujaan tokoh teknologi secara berlebihan. Pernyataan resmi dari para pemain dalam konferensi pers global menegaskan bahwa film ini adalah potret distorsi kekuasaan di era digital.

Kutipan kritikus dari The Guardian Inggris menyebutkan bahwa sekuel ini berhasil melampaui ekspektasi dengan menghadirkan teka-teki yang lebih berlapis. Kesuksesan ini mengukuhkan posisi waralaba tersebut sebagai standar baru dalam genre film misteri pembunuhan modern.

Keunggulan narasi yang dihadirkan membuat Glass Onion: A Knives Out Mystery menjadi salah satu karya yang paling banyak dibicarakan dalam berbagai diskusi kritik film internasional tahun 2022. Film ini tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga refleksi tajam atas realitas sosial masa kini.

Secara keseluruhan, Glass Onion: A Knives Out Mystery membuktikan bahwa format detektif klasik tetap relevan jika dikemas dengan isu-isu kontemporer yang kuat. Film ini menjadi bukti keberhasilan kolaborasi antara visi sutradara dan distribusi konten digital skala besar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....