Battle of Fates: Pencarian Dukun Terbaik yang Menantang Logika Manusia

  • 20 Feb 2026 09:50 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Variety show terbaru di Disney+ Hotstar berjudul Battle of Fates hadir dengan konsep yang benar-benar di luar nalar manusia. Acara ini menggabungkan kompetisi realitas, budaya spiritual Asia, dan elemen hiburan modern dalam satu panggung besar. Premisnya sederhana tapi ekstrem: mencari “dukun terbaik” dari berbagai negara melalui serangkaian tantangan misterius yang menguji intuisi, keberanian, dan kemampuan membaca energi manusia.

Episode pembuka langsung memperkenalkan peserta dari berbagai latar belakang—mulai dari paranormal Indonesia, pembaca tarot Jepang, hingga praktisi ritual tradisional Korea. Yang paling mencuri perhatian adalah segmen perdukunan Korea yang terinspirasi tradisi mudang, di mana peserta melakukan ritual simbolik lengkap dengan musik tradisional, tarian trance, dan pembacaan pesan spiritual yang dikemas secara dramatis namun tetap sebagai pertunjukan budaya.

Setiap episode menghadirkan tantangan berbeda yang terasa tak masuk akal. Para peserta diminta menebak kisah hidup seseorang hanya dari benda pribadi, membaca “energi” sebuah lokasi kosong, hingga bekerja sama dalam simulasi cerita misteri yang dirancang tim produksi. Semua tantangan dibuat seperti eksperimen sosial dan hiburan, bukan praktik nyata, sehingga fokus utamanya tetap pada reaksi manusia dan dinamika antar peserta.

Yang membuat acara ini unik adalah cara produksi memadukan sinematografi ala drama Korea dengan format variety show cepat dan penuh komentar lucu dari panel host. Para host sering kali skeptis dan justru menjadi suara penonton, mempertanyakan setiap hasil yang muncul. Interaksi ini menciptakan keseimbangan antara nuansa mistis dan hiburan ringan yang mudah dinikmati.

Segmen perdukunan Korea menjadi highlight utama karena visualnya yang teatrikal. Ritual ditampilkan sebagai bagian dari tradisi budaya, lengkap dengan penjelasan sejarah dan makna simbolik, sehingga penonton tidak hanya melihat pertunjukan aneh, tetapi juga belajar tentang warisan spiritual Korea dalam konteks hiburan modern.

Pada akhirnya, Battle of Fates bukan sekadar mencari siapa yang paling “sakral”, melainkan eksplorasi bagaimana manusia selalu tertarik pada misteri dan hal yang tak bisa dijelaskan. Acara ini terasa seperti perpaduan antara dokumenter budaya, kompetisi reality show, dan drama psikologis, aneh, menghibur, dan cukup membuat penonton bertanya-tanya apakah yang mereka lihat hanyalah permaina atau sesuatu yang lebih dalam. (Mayang)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....