VFX dan CGI, Apa Bedanya dalam Produksi Video dan Film?

  • 05 Feb 2026 19:41 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Dalam dunia produksi video dan film, istilah VFX dan CGI sering muncul saat membahas efek visual. Meski keduanya tampak serupa, sebenarnya mereka punya fungsi dan peran yang berbeda dalam proses pembuatan visual.

Menurut laman www.capcut.com, VFX atau Visual Effects adalah teknik untuk “memanipulasi atau menciptakan citra di luar konteks pembuatan film live-action.” Efek ini digunakan untuk menghadirkan elemen yang tidak bisa atau sulit direkam langsung saat syuting.

Salah satu contoh penggunaan VFX adalah penggabungan beberapa lapisan gambar atau rekaman menjadi satu adegan yang utuh dan realistis. Teknik ini sering membantu menyatukan aksi nyata dengan elemen digital demi tampilan visual yang lebih imersif.

Sementara itu, CGI atau Computer Generated Imagery berarti gambar atau animasi yang sepenuhnya dibuat oleh komputer. CGI tidak bergantung pada rekaman nyata dan dapat menciptakan seluruh objek, karakter, bahkan dunia digital dari awal.

Dalam laman www.capcut.com juga menjelaskan bahwa CGI sering digunakan untuk membuat animasi 3D dan karakter digital yang kompleks, seperti makhluk fiksi atau simulasi efek seperti api, air, dan asap. CGI memberi pembuat konten fleksibilitas penuh dalam mengatur tampilan visual secara digital.

Secara singkat, VFX adalah payung besar yang mencakup berbagai teknik untuk menggabungkan efek digital dengan rekaman nyata. Sedangkan CGI merupakan salah satu bagian dari VFX yang fokus pada pembuatan elemen visual secara digital sepenuhnya.

Perbedaan ini penting dipahami oleh pembuat konten dan pecinta film. Dengan mengetahui peran VFX dan CGI, mereka dapat lebih menghargai teknik visual yang digunakan dalam berbagai produksi visual, mulai dari film besar hingga video kreatif di media sosial.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....