Perjalanan Azzam, Mahasiswa Samarinda Kuliah di Australia

  • 03 Jan 2026 22:08 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda: Muhammad Roayna Azzam Muntaqo, mahasiswa asal Kota Samarinda, kini menempuh pendidikan tinggi di Australia setelah terpilih sebagai awardee Beasiswa Indonesia Maju (BIM) jalur percepatan. Program beasiswa prestisius ini membuka kesempatan bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi kelas dunia.

Azzam, sapaan akrabnya, saat ini menempuh pendidikan di Monash University, Melbourne, negara bagian Victoria. Ia mengambil jurusan Software Engineering dalam program Bachelor of Engineering (Honours) dengan masa studi empat tahun.

Dalam proses seleksi, Azzam tidak hanya mendaftar ke satu negara. Ia mengajukan aplikasi ke sejumlah universitas ternama di Australia dan Kanada. Bahkan, Kanada menjadi negara yang paling diminatinya sejak awal.

“Sebenarnya bukan aku yang milih mau kuliah di mana, tapi dari BIM yang menentukan. Akhirnya aku dipilihkan Australia, kuliah di Monash University,” ujar Azzam.

Ia mengaku sempat terkejut dengan keputusan tersebut. Pasalnya, sejak awal Azzam lebih membayangkan melanjutkan studi di Kanada. “Dulu malah enggak kepikiran kuliah di sini, karena pengennya di Kanada, Columbia University,” katanya.

Pada tahun pertama, mahasiswa teknik di Monash University mengikuti perkuliahan dalam satu rumpun engineering sebelum menentukan spesialisasi di tahun berikutnya. Azzam memilih Software Engineering karena bidangnya dinilai luas dan fleksibel.

“Kalau teknik mesin kan fokusnya ke mesin, sedangkan software itu luas dan bisa masuk ke banyak bidang,” ujarnya.

Ia juga menepis anggapan bahwa kuliah di luar negeri lebih mudah dibandingkan di dalam negeri. Menurutnya, meskipun proses administrasi terlihat sederhana, tantangan akademik justru jauh lebih berat.

“Budaya belajarnya, tuntutan akademiknya, dan standar penilaiannya jauh lebih tinggi,” ucap Azzam.

Pengalaman culture shock tak terhindarkan, terutama saat pertama kali menghadapi musim dingin di Australia. Azzam mengaku tidak menyangka suhu udara bisa sedingin itu.

“Pas landing suhunya tujuh derajat. Begitu keluar bandara langsung kaget, dinginnya kayak diterpa angin dan bikin sakit,” katanya.

Monash University sendiri berada di kawasan pinggiran Melbourne, sekitar 30 menit dari pusat kota. Kampus ini memiliki beberapa lokasi, dan Azzam berkuliah di kampus utama yang menjadi pusat fakultas teknik.

Menariknya, Monash dikenal sebagai kampus dengan jumlah mahasiswa internasional yang sangat besar. “Di Melbourne malah lebih sering ketemu orang Indonesia, Vietnam, Filipina, Tiongkok, India, dibanding orang Australia sendiri,” ujarnya.

Melbourne dikenal sebagai salah satu kota pendidikan dunia. Negara bagian Victoria bahkan dijuluki sebagai state of education, mirip dengan peran Yogyakarta di Indonesia.

Namun, tingginya biaya hidup menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa internasional. “Banyak yang kerja paruh waktu, magang, bahkan jualan makanan buat nutup biaya hidup, dan itu cukup berat,” ucap Azzam.

Untuk menghemat pengeluaran, Azzam lebih sering memasak sendiri. Ia hanya membeli makanan Indonesia saat benar-benar rindu masakan khas tanah air. “Kalau kangen banget sama rendang, ya mau enggak mau beli karena mahal,” katanya sambil tersenyum.

Meski penuh tantangan, Azzam tetap menikmati perjalanannya sebagai mahasiswa internasional. Ia mengakui bahwa satu hingga dua tahun pertama merupakan masa terberat, namun dukungan dari lingkungan sekitar membuatnya bertahan.

“Orang-orang yang aku temuin bikin aku kuat. Kami saling berbagi cerita dan perjuangan,” ujarnya.

Hal yang paling ia rindukan dari Indonesia adalah suasana santai Kota Samarinda. “Hidup di sini rasanya sangat korporat, enggak ada jeda napas. Mahasiswa pun saling kejar-kejaran buat berkembang,” katanya.

Meski terpisah jarak ribuan kilometer, Azzam tetap menjaga kedekatan dengan keluarga. “Kalau kangen aku telepon, bahkan hampir setiap hari aku nelpon orang tua,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....