BEM Farmasi–GenBI Gelar Layanan Kesehatan Gratis

  • 24 Nov 2025 08:56 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda: Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman bekerja sama dengan Divisi Pengabdian Masyarakat Generasi Baru Indonesia (GenBI) Universitas Mulawarman menggelar edukasi gizi dan pemeriksaan kesehatan gratis bertajuk “Pojok Pengabdian X GenBI Cekatan” di pemukiman sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bukit Pinang, Samarinda Minggu,(23/11/2025).

Kegiatan yang dipimpin Dalillah Ghina itu mengusung tema “SEHATI: Sinergi Edukasi Hidup Sehat dengan Asupan Tepat Ibu dan Anak” dan melibatkan sekitar 60 warga dari berbagai kelompok usia. Program tersebut bertujuan memperluas akses layanan kesehatan dasar dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan penyakit sejak dini. Agenda ini juga menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis Fakultas Farmasi Unmul 2025.

Dekan Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman, Dr. Apt. Hadi Kuncoro, M.Farm, menyatakan kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma perguruan tinggi.

“Kegiatan yang kita lakukan hari ini adalah bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Dalam Tri Dharma, selain pendidikan dan penelitian, pengabdian menjadi aspek penting yang harus terus kami jalankan,” ujarnya.

Kolaborasi antara BEM Farmasi Unmul dan GenBI Unmul memperoleh apresiasi dari kedua organisasi. Ketua GenBI Unmul, M. Nur Alfi Syahri, menilai sinergi itu mendekatkan mahasiswa kepada masyarakat.

“Kegiatan hari ini kita berkolaborasi dengan BEM Farmasi Unmul yang memang ahli di bidangnya. Harapan saya, ke depan kita bisa lebih banyak berkolaborasi dengan komunitas luar agar dapat terjun langsung ke masyarakat dan melakukan kegiatan pengabdian yang berdampak,” jelasnya.

Ketua BEM Fakultas Farmasi Unmul, Dina Riyani, berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut.

“Saya merasa sangat disambut dengan baik di sini. Semoga kita dapat terus mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya Pengabdian kepada Masyarakat, dan semoga kegiatan ini dapat berkelanjutan dengan menghadirkan ide-ide yang inovatif dan kreatif,” katanya.

Layanan pemeriksaan kesehatan dasar.(doc.Humas Kegiatan GenBI Cekatan X Pojok Pengabdian)

Dalam kegiatan tersebut, warga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan dasar seperti pengukuran tekanan darah, gula darah, asam urat, serta indeks massa tubuh. Peserta juga menerima edukasi kesehatan yang disampaikan praktisi apt. Fitri Ayu Wahyuni, M.Farm, mengenai pola hidup sehat dan asupan gizi tepat bagi ibu dan anak.

Antusiasme warga terlihat dari sambutan positif masyarakat setempat. Jam’an, salah satu warga, mengaku baru pertama kali memperoleh layanan kesehatan langsung di wilayah mereka.

“Senang sekali karena baru pertama kali ada yang mengadakan kegiatan pemeriksaan kesehatan seperti ini. Harapan kami kedepannya semoga kegiatan seperti ini bisa diadakan lagi karena kami di sini selalu terbuka,” katanya.

Inisiatif ini dilatarbelakangi tingginya prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di Indonesia berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, termasuk hipertensi 30,8%, obesitas 23,4%, diabetes melitus 11,7%, dan gangguan kolesterol 28,7%. Di TPA Bukit Pinang sendiri, ditemukan kasus stunting pada lima dari enam anak, sehingga isu tersebut turut menjadi fokus edukasi.

Program pengabdian itu dirancang dengan dua komponen utama, yakni pemeriksaan kesehatan dasar gratis dan edukasi kesehatan praktis yang mencakup penjelasan hasil pemeriksaan serta langkah pencegahan sederhana. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan lebih memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi sarana pengembangan kapasitas mahasiswa serta memperkuat kolaborasi komunitas dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.(AK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....