Pasukan Hijau, Cerita di Balik Indahnya Taman Balikpapan

  • 10 Okt 2025 18:55 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Balikpapan: Setiap pagi, sebelum kota benar-benar sibuk, sekelompok orang berseragam hijau sudah lebih dulu sibuk bekerja. Mereka bukan pejabat atau pengusaha, melainkan para petugas taman penjaga hijau yang memastikan Balikpapan tetap asri dan indah dipandang.

Di sepanjang Jalan Ruhui Rahayu, RRI menjumpai petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan yang tengah menata taman kota. Beberapa menanam bibit baru, sebagian lain memangkas ranting dan merapikan daun-daun yang gugur.

Salah satunya adalah Nanda Raya, pengawas taman wilayah Ringroad–Damai. Dengan senyum ramah, ia bercerita bagaimana dirinya memimpin tim lapangan untuk memastikan setiap tanaman tumbuh subur.

“Kami belajar memimpin teman-teman di lapangan, supaya tanaman bisa berkembang dengan baik,” ujarnya kepada rri.co.id (10/10/2025).

Perjalanan Nanda tak selalu mulus. Ia mulai bekerja pada tahun 2014 sebagai petugas lapangan, melakukan pekerjaan rutin seperti menyapu, memangkas, dan menanam. Lima tahun kemudian, kerja kerasnya membuahkan hasil, ia dipercaya menjadi pengawas taman.

Namun di balik dedikasinya, ada kisah haru yang ia simpan.

“Awal kerja dulu sempat direndahkan. Ada teman yang bilang, apa nggak malu kerja di pinggir jalan. Tapi saya bilang, insyaallah tidak malu, yang penting halal dan ikhlas. Alhamdulillah, dari hasil kerja ini dua anak saya bisa lulus S1,” kata Nanda, dengan mata berkaca-kaca.

Baginya, taman bukan sekadar pekerjaan, tapi wujud tanggung jawab untuk menjaga wajah kota tetap hijau dan teduh. Ia pun berpesan kepada masyarakat agar ikut menjaga hasil kerja mereka.

“Kami sudah merawat sepenuh hati. Tolong jangan buang sampah di taman atau menginjak tanaman,” katanya tulus.

Tak jauh dari sana, Muhammad Samsuri, petugas pembibitan DLH, tampak sibuk mengangkut bibit tanaman dan sampah taman ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Ia mengaku, bekerja di taman membuatnya bahagia.

“Kalau dipikir duka, ya nanti jadi beban. Kami maunya senang saja, biar kerja juga ringan,” ujarnya sambil tersenyum.

Sementara itu, warga sekitar, Ratna, mengapresiasi kerja petugas DLH yang membuat kawasan Ruhui Rahayu tampak semakin rapi dan asri.

“Sekarang tamannya makin bagus, lebih rapi. Kami warga juga ikut bantu nyapu daun-daun. Mungkin bunganya bisa lebih banyak lagi, seperti mawar atau bunga sepatu,” ujarnya berharap.

Kota Balikpapan memang dikenal sebagai salah satu kota terbersih di Indonesia. Konsistensi dalam pengelolaan sampah, revitalisasi ruang terbuka hijau, dan partisipasi aktif masyarakat telah mengantarkan kota ini meraih berbagai penghargaan, mulai dari Adipura hingga ASEAN Clean Tourism Award 2024.

Dan di balik penghargaan itu, ada sosok-sosok seperti Nanda, Samsuri, dan ribuan petugas kebersihan lainnya, yang tanpa banyak sorotan, terus bekerja menjaga Balikpapan tetap hijau, bersih, dan layak dibanggakan.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....