Kesetaraan Gender dan Hak Aktualisasi Diri Perempuan
- 01 Sep 2025 20:00 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda: Kesetaraan gender menjadi fondasi penting dalam menciptakan ruang yang adil bagi semua individu. Konsep ini memungkinkan perempuan memiliki hak, kesempatan, dan kebebasan yang sama dengan laki-laki untuk berpartisipasi serta mengembangkan diri di seluruh bidang kehidupan, baik domestik maupun publik.
Deandra Hanifah Safrida, Menteri Gender BEM FISIP Unmul Kabinet Sinergi Bersama periode 2024–2025, mengingatkan agar generasi muda, khususnya perempuan, tidak lagi terkungkung oleh stigma gender yang membatasi langkah mereka.
“Jangan biarkan stigma menghentikan langkah teman-teman semua apabila memang ingin menjadi pemimpin, ingin berkarier, ataupun ingin fokus menjadi ibu rumah tangga. Kalau punya mimpi, gagasan, atau semangat untuk menjadi lebih baik dan itu tidak merugikan orang lain, lakukan saja. Karena dalam setiap bidang itu tidak ada gendernya,” ujar Dea saat menjadi narasumber Obrolan SPADA Pro 2 RRI Samarinda, Selasa (26/8/2025).
Menurutnya, siapa pun berhak mendapatkan posisi dan kesempatan yang sama selama memiliki kapabilitas, kredibilitas, serta tanggung jawab di bidang yang digeluti. Kesempatan tersebut seharusnya tidak dihalangi oleh pandangan patriarki yang menempatkan perempuan sebagai nomor dua atau sekadar pelengkap.
“Kesempatan dalam berbagai bidang seharusnya dilihat dari kemampuan, bukan gender. Perempuan punya hak yang sama untuk berkembang, memimpin, dan berkontribusi,” katanya menambahkan.
Mengutip berbagai sumber, kesetaraan gender jika diterapkan dengan dukungan masyarakat dan negara akan membuka ruang aktualisasi diri bagi perempuan. Artinya, perempuan dapat mengembangkan potensi secara maksimal, berkontribusi di ruang publik, sekaligus menjalankan peran domestik tanpa terbebani tanggung jawab ganda. Dukungan kebijakan yang tidak bias gender, fasilitas ramah keluarga, dan kesempatan karier yang adil menjadi kunci dalam mewujudkan hal tersebut.
Dampaknya pun luas. Aktualisasi diri perempuan tidak hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi keluarga, lingkungan kerja, hingga pembangunan bangsa. Partisipasi aktif perempuan terbukti dapat mendorong kesejahteraan masyarakat dan memastikan potensi sumber daya manusia termanfaatkan secara penuh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....