Rinanda Maharani: Pendidikan Merata Kunci Kemajuan Anak Daerah
- 21 Agt 2025 13:16 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda: Pendidikan selalu menjadi fondasi utama kemajuan suatu bangsa. Hal ini juga ditegaskan oleh Rinanda Maharani, Puteri Indonesia Pendidikan 2025 asal Kalimantan Timur (Kaltim). Menurutnya, meskipun kualitas pendidikan di Kaltim belum sepenuhnya merata karena luas wilayah, sudah banyak upaya dilakukan baik oleh pemerintah maupun masyarakat untuk memajukannya.
Hal itu disampaikannya dalam program SPADA Pro2 RRI Samarinda, Selasa (19/8/2025). Menurutnya, kemajuan suatu negara bisa dilihat dari seberapa berkualitas pendidikan yang dimiliki. Ia menilai Kaltim sudah sangat luar biasa karena telah melahirkan anak-anak muda yang cerdas, aktif, dan mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Sebagai sosok yang lahir dan besar di Kalimantan Timur, Rinanda merasakan betul bagaimana anak-anak muda di daerah harus berjuang lebih keras dibandingkan dengan mereka yang berada di Pulau Jawa atau Sumatra. Ia menyebut, anak-anak Kaltim sering kali harus belajar tiga hingga empat kali lebih keras agar bisa meraih kesempatan yang sama. Namun, justru dari tantangan itu tumbuh mental tangguh dan semangat juang tinggi.
“Menurut saya, justru dengan ritme pendidikan seperti itu, anak-anak muda Kalimantan Timur terbiasa untuk berjuang dan bekerja keras. Jadi mental mereka jauh lebih tangguh,” ujarnya.
Baca juga: Eksplorasi Diri Adalah Kunci Bertumbuh
Selain keterbatasan akses, tantangan lain yang kerap ditemui adalah masih adanya stigma dari sebagian orang tua yang menganggap pendidikan tinggi tidak terlalu penting. Padahal menurutnya, anak-anak muda pada dasarnya memiliki semangat belajar yang tinggi.
“Saya yakin, di mana pun berada, anak muda pasti ingin sekolah setinggi-tingginya. Tantangannya terletak pada pola pikir sebagian orang tua yang perlu kita ubah bersama,” katanya menegaskan.
Ia menilai, persoalan pendidikan tidak bisa dihadapi oleh satu pihak saja. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan anak muda sangat dibutuhkan. Bahkan dengan gelar Puteri Indonesia Pendidikan yang ia sandang, Rinanda menyadari bahwa perjuangannya tidak bisa dilakukan sendiri.
“Meskipun saya menyandang gelar Puteri Indonesia Pendidikan, saya tetap tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada sinergi dengan pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak lainnya,” ujarnya.
Meski begitu, ia menekankan bahwa pola pikir tertutup terhadap pendidikan tinggi bukanlah gambaran umum masyarakat Kalimantan Timur. Ia justru melihat mayoritas masyarakat Bumi Etam sudah memiliki pemikiran yang maju dan mendukung pendidikan anak-anaknya.
Baca juga: Anak Daerah Punya Peluang yang Sama untuk Berprestasi
“Menurut saya, Kalimantan Timur bukanlah daerah yang masih memegang pola pikir lama. Sebagian besar masyarakatnya sudah sangat terbuka dan berpemikiran maju, terutama soal pendidikan,” kata Rinanda.
Rinanda juga berbagi pengalamannya saat membawa nama daerah di ajang Puteri Indonesia. Ia mengaku sempat merasa minder karena berasal dari Kutai Timur, wilayah yang mungkin belum banyak dikenal publik. Namun, justru dari keterbatasan itu ia melihat peluang untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Saat mereka tahu saya berasal dari daerah kecil, yang tidak banyak dikenal, lalu saya menunjukkan usaha dan kemampuan maksimal, akhirnya mereka menyadari bahwa dari daerah kecil pun bisa lahir sosok seperti saya. Apalagi dari daerah-daerah lain yang lebih berkembang,” ujarnya.
Dengan semangat dan konsistensi, ia berhasil membuktikan bahwa anak muda dari daerah kecil pun mampu bersaing. Selain menyandang gelar Puteri Indonesia Pendidikan 2025, ia juga berhasil meraih dua gelar lainnya yaitu Puteri Indonesia Berbakat dan Puteri Indonesia Intelegensia I.
“Alhamdulillah, gelar-gelar ini membuat saya semakin dikenal dan membuka lebih banyak ruang untuk saya berkarya dan berkontribusi,” ucapnya bersyukur.
Ia juga mengajak mereka untuk mulai menggali potensi sejak dini dan memanfaatkan masa sekolah serta kuliah sebagai waktu paling berharga untuk mengasah diri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....