Rinanda Maharani Gencar Promosikan Pariwisata Kalimantan Timur
- 21 Agt 2025 12:09 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda: Peraih gelar Puteri Indonesia Pendidikan 2025 asal Kalimantan Timur, Rinanda Maharani, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkenalkan potensi daerah, khususnya di sektor pariwisata. Hal itu teruangkap dalam dialog SPADA Pro2 Samarinda, Selasa (19/8/2025).
Menurutnya, Kalimantan Timur adalah provinsi dengan kekayaan wisata yang sangat lengkap, mulai dari kawasan pesisir, pedalaman, hingga perkotaan.
“Apalagi pesisir kita ada di Berau, di Bontang juga ada. Jadi itu selalu saya angkat dalam berbagai kesempatan. Saya sendiri berasal dari Kutai Timur, dan sebagian besar destinasi wisata yang saya eksplorasi juga berada di wilayah tersebut,” ucap Rinanda.
Beberapa destinasi unggulan yang ia sebutkan antara lain Goa Sengkulirang Mangkalihat yang menyimpan jejak telapak tangan manusia purba, hingga wisata bahari seperti Maratua, Derawan, dan Biduk-biduk di Kabupaten Berau. Ia juga menyinggung Samarinda dan Balikpapan sebagai dua kota dengan daya tarik urban yang khas.
“Menurut saya, Kalimantan Timur itu tidak kekurangan apa pun. Kita punya kota, pedalaman, dan pesisir. Jadi, kalau mau liburan di Kalimantan Timur, pilihannya lengkap. Satu paket yang sangat menarik,”* ujar Rinanda menambahkan.
Rinanda Raih Gelar Puteri Indonesia Pendidikan Pertama dari Kaltim
Meskipun demikian, ia mengakui masih ada sejumlah tantangan yang dihadapi sektor pariwisata Kaltim. Salah satunya adalah minimnya promosi serta kurangnya kesadaran dari masyarakat lokal mengenai potensi wisata daerah mereka sendiri.
“Masyarakat Kaltim sendiri masih banyak yang belum sadar atau belum mengetahui betapa indahnya daerah kita. Promosinya masih kurang, dan masyarakat pun belum sepenuhnya mampu mengenalkan atau mempromosikan potensi daerahnya sendiri,” katanya.
Faktor lain yang menjadi hambatan adalah soal aksesibilitas. Bentang wilayah Kalimantan Timur yang luas dan medan yang tidak selalu mudah membuat perjalanan antardaerah memakan waktu yang cukup lama.
“Kalau teman-teman dari luar pulau ingin datang ke sini, memang agak sulit. Mulai dari harga tiket yang mahal hingga jarak tempuh yang jauh. Misalnya, dari Berau ke Mahakam Ulu atau Kutai Timur, jaraknya sangat jauh. Jadi memang butuh waktu dan energi lebih untuk bisa menjelajahi Kalimantan Timur secara menyeluruh,” ujarnya.
Meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan, ia tetap optimistis bahwa generasi muda Kalimantan Timur memiliki potensi besar untuk mengenalkan daerahnya di tingkat nasional dan bahkan internasional. Ia sendiri menjadikan dirinya sebagai contoh representatif dari anak muda daerah yang berprestasi.
“Saya selalu menyampaikan bahwa saya berasal dari Kalimantan Timur. Saya ingin menjadi bukti bahwa anak-anak Kalimantan Timur bisa tampil dan bersinar. Jadi, kalau melihat saya, berarti kalian juga sedang melihat seperti apa potensi anak muda Kalimantan Timur,” ucap Rinanda menegaskan.
Namun, ia juga menekankan bahwa dirinya hanyalah satu dari sekian banyak pemuda Kaltim yang berhasil membawa nama baik daerah. Rinanda yakin masih banyak anak muda lain yang berprestasi dan layak mendapat sorotan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....